Kristaps Porzingis Frustasi Dengan Perannya di Babak Playoff Lalu

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 21 Jul 2021, 20:19 WIB
Kristaps Porzingis mengaku sukar bermain dengan peran baru di babak playoff.

Kristaps Porzingis kesal perannya dikurangi pelatih pada babak playoff lalu. (Gambar: L.A Times)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pebasket Dallas Mavericks yaitu Kristaps Porzingis merasa frustasi dengan peran yang didapatinya pada babak playoff lalu. Tim kepelatihan mengurangi tugasnya secara drastis di lapangan.

Tidak bisa dipungkiri, penampilan Kristaps Porzingis bersama Dallas Mavericks di babak playoff NBA 2021 memang kurang optimal. Porzingis hanya bisa mencetak rata-rata 13 poin per pertandingan, padahal pada musim reguler ia terbiasa mencetak lebih dari 20 poin dengan mudah. Usut punya usut, rupanya Porzingis dapat instruksi untuk mengubah gaya bermain.

Hal itu membuatnya merasa tidak nyaman sehingga berpengaruh terhadap performa secara keseluruhan. Ia ditugaskan sebagai pancingan agar Luka Doncic bisa beroperasi lebih leluasa.

“Pada mulanya, sangat sulit bagi saya untuk menerima peran baru karena saya tidak pernah bermain seperti itu sebelumnya. Peran saya dikurangi cukup drastis dan saya harus menjalankan instruksi pelatih seperti tentara. Saya lebih sering berdiri di corner untuk memberi ruang kepada pemain lain agar bisa leluasa beroperasi,” ucap Porzingis saat diwawancara oleh media setempat.

Instruksi tim kepelatihan Mavericks memang maksudnya baik. Pada seri melawan L.A Clippers, Porzingis memang dijaga ketat oleh Kawhi Leonard selaku pemain bertahan andalan dari Clippers. Ketika Leonard dipancing oleh Porzingis, maka Doncic bisa bergerak lebih bebas dalam menyerang pertahanan lawan. Sayangnya, perubahan strategi yang mendadak itu membuat Porzingis kaget dan tidak siap.

Artikel Tag: Kristaps Porzingis, dallas mavericks, NBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/kristaps-porzingis-frustasi-dengan-perannya-di-babak-playoff-lalu
411  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini