JJ Redick Klaim Lakers Harus Benahi Masalah Turnover

Penulis: Viggo Tristan
Minggu 23 Nov 2025, 17:27 WIB - 464 views
JJ Redick ingin Lakers perbaiki masalah turnover.

JJ Redick klaim Lakers harus benahi masalah turnover. (Gambar: Bleacher Report)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pelatih kepala Los Angeles Lakers yaitu JJ Redick mengklaim bahwa timnya butuh membenahi masalah turnover. Lakers tidak bisa terus menerus melakukan banyak turnover pada satu pertandingan.

Dalam perjalanan Los Angeles Lakers di awal musim ini, mereka sudah tampil cukup solid. Sayangnya satu permasalahan mereka adalah jumlah turnover yang masih cukup banyak dalam satu pertandingan. Hal ini yang ingin segera dibenahi oleh JJ Redick.

"Kami nomor 1 atau 2 dalam kualitas tembakan, nomor 1 dalam poin per tembakan, nomor 2 dalam persentase field goal, tapi kami terakhir dalam persentase turnover. Itulah perbedaan antara memiliki, apa pun itu, offense ke-12 dan offense empat besar jika turnover kami hanya rata-rata liga. Saya pikir itu adalah peningkatan terbesar bagi kami dalam hal ofensif. Kami berada di 10 besar dalam setiap aksi dalam hal efisiensi, baik itu on-ball, off-ball, [dribble handoffs], pick and roll, iso. Itu tidak masalah. Kami berada di 10 besar dalam setiap aksi. Kami benar-benar terlalu banyak melakukan turnover," ucap Redick.

Untungnya, Lakers saat ini sudah bisa diperkuat kembali oleh LeBron James yang baru pulih dari cedera skiatika. Hadirnya LeBron diharapkan bisa membenahi permasalahan Lakers dalam sektor tersebut. Lakers selama ini terlalu mengandalkan Luka Doncic dan Austin Reaves dalam permainan mereka. Mungkin dengan bantuan LeBron, aliran bola bisa lebih luwes.

Artikel Tag: JJ Redick, los Angeles lakers

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/jj-redick-klaim-lakers-harus-benahi-masalah-turnover
464
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini