Jika Dipaksakan, Kehadiran Antetokounmpo Bisa Merusak Permainan Bucks

Penulis: Senja Hanan
Selasa 08 Sep 2020, 17:36 WIB
Giannis Antetokounmpo terkapar saat Milwaukee Bucks melawan Miami Heat. (Images: USATODAYSPORTS).

Giannis Antetokounmpo terkapar saat Milwaukee Bucks melawan Miami Heat. (Images: USATODAYSPORTS).

Berita Basket NBA: Giannis Antetokounmpo mendapatkan perawatan intensif pada pergelangan kaki kanannya sepanjang latihan yang dilakukan pada hari Senin kemarin. Pelatih Milwaukee Bucks Mike Budenholzer belum bisa memberi kepastian. Tapi, dia harus menyiapkan strategi alternatif jika Giannis Antetokounmpo tidak bisa bermain di gim keenam.

"Saya akan mengatakan secara umum, seorang pemain cedera yang turun di pertandingan akan memperburuk keadaan. Tapi bila ada pemain yang sehat, lalu tiba-tiba cedera, maka itu bisa merusak strategi. Maka sebagai pelatih, harus segera melakukan penyesuaian dengan cepat," kata Budenholzer setelah latihan.

Pada pertandingan kemarin, Bucks secara dramatis selamat dari jurang eliminasi setelah menang 118-115 lewat babak tambahan waktu. Khris Middleton mengisi lubang yang ditinggalkan Giannis Antetokounmpo. Bucks memang kalah di tembakan tripoin dan tembakan gratis.

Tetapi mereka berhasil mendominasi area lubang kunci. Para pemain Bucks lebih rajin mengejar bola, mereka mengambil keuntungan dari lemahnya pertahanan Heat. Oleh karena itu, Budenholzer akan mendengarkan masukan staf medis. Mereka yang bertugas menimbang kondisi pergelangan kaki Antetokounmpo.

"Secara organisasi kami memiliki staf yang hebat," kata Budenholzer. "Mereka telah bagian dari semua keputusan di masa lalu. Saya percaaya pada mereka. Tinggal bagaimana komunikasi antara mereka dan Giannis."

Budenholzer akan membuat keputusan yang tepat untuk menjaga dan melindungi Giannis Antetokounmpo. Ini karena pemain tersebut masih punya karier yang panjang. Bucks tidak akan memaksakan dia bermain bila membahayakan masa depannya.

Artikel Tag: Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo, NBA, Miami Heat

983  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini