Jelang Seri 2, Prawira Bandung Enggan Lengah Lagi

Penulis: Viggo Tristan
Selasa 25 Jan 2022, 06:58 WIB
Prawira Bandung bertekad tampil lebih baik di Seri 2.

Prawira Bandung ingin bangkit pada Seri 2. (Gambar: IBL Indonesia)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket IBL : Prawira Bandung memasang tekad besar untuk bisa bangkit pada seri 2 mendatang. Tampil di depan publik sendiri, tim asuhan David Singleton itu ingin menyapu bersih semua pertandingan.

Sebagaimana diketahui, performa Prawira Bandung pada seri perdana di Jakarta memang masih jauh dari kata memuaskan. Mereka hanya bisa mengantongi 2 kemenangan dari total 4 laga yang dijalani. Kekalahan paling pahit tentunya ditelan ketika berjumpa dengan Satria Muda Pertamina. Sempat unggul 19 poin, Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan lengah pada kuarter empat. Satria Muda lantas mampu membalikkan keadaan dan Prawira harus puas pulang dengan tangan hampa.

Menanggapi hasil pahit itu, David Singleton secara keseluruhan merasa puas dengan performa anak asuhnya. Ia hanya perlu memperbaiki mentalitas pemain Prawira agar bisa bermain lebih konsisten di lapangan.

"Kami akan menjalani seri yang hebat di Bandung. Saya bangga dengan apa yang ditampilkan para pemain Prawira saat menghadapi Satria Muda. Aspek mentalitas perlu kami kuatkan lagi agar bisa konsisten musim ini," ucap Singleton saat diwawancara oleh media setempat.

Sebagai tim yang tergolong memiliki komposisi pemain solid, tentunya Prawira harus segera bangkit untuk mengamankan posisi mereka di klasemen sementara IBL. Perjalanan musim memang masih panjang, tetapi banyak tim yang mulai membuat kejutan. Jika tidak berhati-hati, Prawira bisa saja terpleset dan gagal mencapai ekspetasi.

Artikel Tag: Prawira Bandung, IBL

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/jelang-seri-2-prawira-bandung-enggan-lengah-lagi
448  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini