Erick Thohir Laporkan Kesipakan Indonesia ke FIBA

Penulis: Senja Hanan
Sabtu 17 Okt 2020, 22:04 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Images: IBL)

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Images: IBL)

Berita Basket: Menteri BUMN, Erick Thohir menyempatkan diri untuk menyambangi markas FIBA di Swiss. Hal itu dilakukan untuk menyampaikan persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIBA 2023.

Seperti dikutip dari laman resmi IBL, Sabtu (17/10), Erick Thohir berkunjung ke kantor FIBA di sela perjalanan diplomatiknya di Bern dan Jenewa, Swiss, Jumat (16/10) dan diterima Ketua FIBA Hamane Niang, Sekretaris Jenderal Andreas Zagklis beserta jajarannya.

Dari hasil pembicaraannya, Erick mengungkapkan bahwa FIBA gembira dengan perkembangan persiapan tim nasional basket Indonesia menuju Piala Dunia FIBA 2023.

“FIBA gembira dengan perkembangan persiapan tim nasional Indonesia. Mereka juga siap membantu merekomendasikan pemain naturalisasi untuk FIBA World Cup 2023," kata Erick dalam keterangan resminya.

Ia juga menyampaikan bahwa Timnas Merah Putih siap berlaga pada sisa pertandingan Kualifikasi FIBA Asia 2021 yang akan diselenggarakan November di satu negara. Terkait persiapan Indonesia sebagai tuan rumah, Erick yang merupakan anggota dewan FIBA itu menyampaikan dua opsi venue untuk Piala Dunia, yaitu membangun baru atau menggunakan fasilitas yang sudah ada.

“Untuk pembangunan venue baru kita akan berkonsultasi dengan FIBA mengenai standar fasilitas internasionalnya sehingga venue baru yang rencananya merupakan gedung multifungsi ini apabila digunakan untuk kegiatan olahraga memenuhi standar internasional,“ ujar Erick menjelaskan.

Sementara untuk penyelenggaraan Piala Asia FIBA 2021, kata Erick, FIBA telah menyetujui Istora Gelora Bung Karno Jakarta sebagai lokasi pertandingan. Namun venue tersebut tidak dapat digunakan untuk Piala Dunia lantaran diperlukan beberapa perubahan mendasar.

“Laporan kunjungan FIBA merekomendasikan perubahan beberapa bagian pada Istora GBK. Sayangnya, kita tidak bisa mengubah bagian yang dimaksud karena Istora masuk dalam heritage building," tuturnya.

Erick menyatakan pihaknya akan terus menjembatani komunikasi antara FIBA dan PP Perbasi agar persiapan tuan rumah Piala Dunia FIBA 2023 berjalan optimal. Indonesia sebelumnya terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia FIBA 2023 bersama Filipina dan Jepang.

Artikel Tag: Erick Thohir, Indonesia

839  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini