Doc Rivers Prihatin Dengan Diskriminasi Orang Kulit Hitam di Amerika Serikat

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 03 Jun 2020, 18:28 WIB
Doc Rivers Prihatin Dengan Diskriminasi Orang Kulit Hitam di Amerika Serikat

Doc Rivers menyayangkan isu rasisme yang sering terjadi di AS.

Berita Basket NBA : Pelatih kepala Los Angeles Clippers yaitu Doc Rivers tidak ingin ketinggalan dalam mengomentari isu rasisme yang terjadi di Amerika Serikat. Ia mengakui jika orang kulit hitam memang dicap jelek di Negeri Paman Sam.

Baru-baru ini, kasus meninggalnya Geoge Floyd memang menjadi pukulan keras bagi semua orang. Isu rasisme akan orang kulit hitam memang masih kental terjadi. Rivers sendiri menjelaskan jika isu rasisme sejatinya juga terjadi dalam kompetisi basket NBA. Orang kulit hitam selalu dipuji-puji karena fisik mereka yang kuat ketika menjadi atlet atau seorang pebasket profesional.

Namun ketika mereka melepas seragam, mereka kembali menjadi orang biasa yang dicap negatif bagi banyak orang. Kehadirannya diklaim sebagai ancaman karena memang persepsi yang negatif.

"Kasus George Floyd sejatinya sama dengan kasus yang dialami oleh semua atlet berkulit hitam saat ini. Ketika mereka menggunakan seragam bertanding, maka mereka terlihat seperti seorang atlet yang dibanggakan. Namun ketika pertandingan selesai dan mereka melepas seragamnya, mereka kembali menjadi masalah bagi lingkungan sekitar," ucap Rivers saat diwawancara oleh media setempat.

Rivers lantas berharap isu-isu seperti ini dapat diselesaikan sesegera mungkin. Ia mengakui jika semua orang memiliki kelebihan masing-masing tidak memandang dari warna kulit. Sebagai seorang pelatih, Rivers juga tidak pernah membeda-bedakan pemainnya berdasarkan ras atau golongan tertentu. Selama pemain bermain dengan bagus, maka ia berhak mendapatkan menit di lapangan.

Artikel Tag: NBA, Clippers, Doc Rivers

488  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini