Direktur IBL Jelaskan Alasan Liga Tak Bisa Diundur Lagi

Penulis: Viggo Tristan
Minggu 18 Okt 2020, 19:45 WIB
Direktur IBL jelaskan alasan liga harus dibatalkan.

Junas Miradiarsyah jelaskan alasan IBL tak undur jadwal lagi.

Berita Basket Indonesia : Direktur IBL yaitu Junas Miradiarsyah menjelaskan alasannya membatalkan musim kompetisi 2020. Bagi Junas, liga sudah tidak bisa diundur lagi mengingat tahun 2020 sudah hampir berakhir.

Seperti yang diketahui, pihak liga pada mulanya berencana untuk melanjutkan kompetisi pada tanggal 13-27 Oktober. Akan tetapi karena pandemi Virus Corona yang kunjung usai, rencana tersebut terpaksa dibuyarkan begitu saja. Keputusan pembatalan liga ini kemudian ditanyakan oleh sejumlah fans dan media. Mengapa liga harus dibatalkan, bukan diundur lagi hingga situasinya kondusif. Menjawab pertanyaan tersebut, Junas mengungkapkan dasar keputusannya yang sudah dipertimbangkan secara matang.

"Sulit sekali untuk mundur lagi. Di bulan November kami juga harus melakukan persiapan untuk musim kompetisi 2021. Ada beberapa rangkaian program yang perlu dilakukan sebelum musim dimulai, seperti IBL Rookie dan IBL Foreign Draft. Penting juga untuk diperhatikan yaitu momentum persiapan kondisi fisik pemain, agar memasuki musim baru dalam kondisi prima," ucap Junas Miradiarsyah.

Keputusan ini pada mulanya sulit diterima oleh sejumlah tim kontestan. Bagaimana tidak, sebagian besar dari mereka bahkan sudah menggelar latihan secara serius untuk menatap lanjutan kompetisi. Dana juga sudah digelontorkan cukup banyak dengan harapan bisa merebut gelar juara tahun ini. Akan tetapi, semua usaha keras dan pengorbanan mereka seolah sia-sia karena jadwal lanjutan yang dibatalkan mendadak. Namun mendengar penjelasan dari pihak liga yang masuk akal, semua tim perlahan-lahan memahami. Apalagi Virus Corona adalah sesuatu yang menakutkan serta berbahaya bagi semua orang.

Artikel Tag: IBL, Junas Miradiarsyah, Virus Corona

312  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini