David Singleton Ungkapkan Penyebab Kekalahan Prawira Bandung

Penulis: Senja Hanan
Senin 15 Agu 2022, 14:35 WIB
Pelatih Prawira Bandung, David Singleton. (Images: Prawira Bandung)

Pelatih Prawira Bandung, David Singleton. (Images: Prawira Bandung)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket IBL: Prawira Bandung secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Dewa United Surabaya dengan skor 89-84 di babak playoff IBL. Pelatih David Singleton pun ungkapkan penyebab kekalahan timnya.

"Kita kalah, bukan karena kita tidak menyerang, karena kita mengawali game dengan bermain menyerang. Kita melakukan banyak serangan dan kita menjalani apa yang sudah seharusnya kita lakukan," ucapnya setelah laga, dalam wawancara dengan media setempat di GOR C'Tra Arena, Kota Bandung, Minggu (14/08/22).

David Singleton menambahkan, pada game tersebut tim lawan bisa bangkit dan bermain lebih agresif di akhir pertandingan dan memanfaatkan transisi. Sehingga, Dewa United Surabaya akhirnya bisa berbalik unggul di waktu tambahan dari Prawira Bandung.

"Kita kalah dari Additional Time, karena lawan lebih agresif di akhir, mereka banyak memanfaatkan transisi," ungkapnya.

Hasil tersebut menurutnya, tidak sesuai dengan harapan, pasalnya pada game pertama Playoff Indonesia Basketball League (IBL) 2022 di GOR C-Tra Arena, Sabtu (13/08/22), Prawira Bandung mampu meraih kemenangan atas Dewa United Surabaya 78-74.

Sehingga, dengan kekalahan yang didapat pada game kedua Playoff IBL 2022 tersebut, membuat Prawira Bandung dan Dewa United bakal kembali bertarung pada laga penentuan, yang akan berlangsung di GOR C-Tra Arena, Selasa (16/08/22).

"Ini hasil yang tidak kita harapkan dan kita akan mempersiapkan laga ketiga dan temtunya kita harus lebih baik ketika punya bola. Kita tidak akan menyerah dan kita harus berjuang," jelasnya.

Artikel Tag: Prawira Bandung, David Singleton, IBL

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/david-singleton-ungkapkan-penyebab-kekalahan-prawira-bandung
601  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini