David Singleton Ingin Maksimalkan Potensi Pemain Bima Perkasa

Penulis: Viggo Tristan
Kamis 03 Des 2020, 20:15 WIB
David Singleton punya tekad besar majukan prestasi Bima Perkasa Jogjakarta.

David Singleton optimistis bisa maksimalkan potensi pemain Bima Perkasa Jogjakarta. (Gambar: Mainbasket)

Berita Basket Indonesia : Pelatih kepala baru Bima Perkasa Jogjakarta yaitu David Singleton punya tekad besar untuk bergulirnya IBL musim 2021 mendatang. Ia ingin memaksimalkan potensi pemain yang dimiliki oleh timnya.

Setelah menjabat sebagai pelatih kepala Pacific Caesar musim lalu, David Singleton kini hijrah ke Bima Perkasa. Ia hengkang tentu bukan semata-mata tanpa alasan. Singleton melihat potensi para pemain Bima Perkasa yang menjanjikan. Gabungan pemain muda bertalenta serta pemain senior yang berpengalaman dapat dipoles agar membuat tim makin solid.

"Pertama-tama saya sangat terhormat dan bersemangat menjadi kepala pelatih Bima Perkasa. Saya pikir kami memiliki pemain inti yang kuat. Kami juga menambahkan beberapa pemain baru seperti Febri (Utomo), serta pemain yang terus tumbuh dan berkembang di roster kami seperti Nuke, Adit, Tifan, Restu, dan Raylly," ucap Singleton saat diwawancara oleh media setempat.

"Kami hanya perlu meluangkan waktu lebih banyak agar bisa memaksimalkan potensi yang ada sekarang. Kami sedang membangun budaya baru di sini. Memberikan formula yang baru kepada para veteran serta pemain muda tentang apa yang diperlukan untuk memaksimalkan tingkat keahlian dan bakat mereka," pungkas pria berkebangsaan Amerika Serikat ini.

Dengan aturan baru IBL yang mengharuskan semua tim menggunakan pemain lokal, Bima Perkasa Jogjakarta jelas berpotensi besar untuk dapat menjadi kampiun. Semua hanya butuh sentuhan tangan dingin dari Singleton sebagai nahkoda baru.

Artikel Tag: David Singleton, Bima Perkasa Jogjakarta, IBL

629  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini