Carmelo Anthony Jelaskan Alasannya Lakukan 'Pump Fake' Free Throw

Penulis: Viggo Tristan
Jumat 22 Okt 2021, 06:50 WIB
Carmelo Anthony punya alasan kuat mengapa ia melakukan pump fake free throw.

Carmelo Anthony jelaskan kejadian pump fake free throw ketika berjumpa Warriors. (Gambar: Lakers Nation)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pebasket Los Angeles Lakers yaitu Carmelo Anthony menjelaskan alasannya melakukan 'pump fake' free throw ketika berhadapan dengan Golden State Warriors, Selasa (19/10) kemarin. Hal itu dilakukan Anthony karena tahu gerakan menembaknya sudah salah.

Ketika mendapat hadiah free throw di kuarter ketiga, Carmelo Anthony melakukan satu hal yang tidak terduga. Ia tidak menembak bola secara lancar dan justru memperagakan pump fake. Hal ini membuatnya dikenakan violation dan banyak orang yang tertawa akan kesalahan Anthony itu. Pemain senior yang sudah kaya pengalaman seperti Anthony harusnya tidak melakukan kesalahan sepele di pertandingan resmi.

Usut punya usut, Anthony melakukan kesalahan itu karena satu alasan. Ketika hendak melepaskan bola, tangannya mengenai dahi dan membuat gerakan menembak Anthony jadi kacau. Apabila dilanjutkan, Anthony tahu bahwa tembakannya akan meleset dan airball.

"Jujur, saya sendiri merasakan bahwa kejadian itu sangatlah lucu. Itu bukan pump fake yang dilihat oleh banyak orang. Saya berusaha menembak dengan normal dan tangan saya mengenai dahi. Jadi jika saya meneruskan tembakan saya, saya tahu bahwa tembakan itu bakal meleset dan airball. Saya tidak mau terlihat malu menembak free throw tetapi airball. Saya lebih baik melanggar aturan daripada airball," ucap Anthony saat diwawancara oleh media setempat.

Secara keseluruhan, Anthony juga kurang puas akan debutnya bersama Los Angeles Lakers. Ia berjanji akan tampil lebih baik di laga kedua melawan Phoenix Suns nanti.

Artikel Tag: Carmelo Anthony, los Angeles lakers

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/carmelo-anthony-jelaskan-alasannya-lakukan-pump-fake-free-throw
1438  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini