Awali Musim Dengan Buruk, Joel Embiid Salahkan Merk Bola Baru

Penulis: Viggo Tristan
Kamis 04 Nov 2021, 14:44 WIB
Joel Embiid salahkan bola baru Wilson atas penurunan performanya.

Joel Embiid keluhkan bola baru merk Wilson yang buat performanya menurun. (Gambar: Press of Atlantic City)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pebasket Philadelphia 76ers yaitu Joel Embiid menyalahkan merk bola baru atas performa kurang optimalnya di awal musim 2021-2022 kali ini. Ia merasa belum terbiasa dengan bola merk Wilson.

Sebagaimana diketahui, NBA sejatinya menggunakan bola merk Spalding dalam durasi yang lama. Akan tetapi, kerjasama mereka dengan Spalding berakhir pada musim lalu. Pihak liga kemudian memutuskan untuk memakai bola keluaran dari Wilson.

Siapa sangka, pergantian merk bola ini turut berpengaruh terhadap performa pemain. Salah satu pemain yang merasa terganggu dengan bola baru itu adalah Joel Embiid.

"Saya mencari alasan mengapa performa saya menurun, saya rasa itu karena faktor bola baru. Masih belum sepenuhnya merasa nyaman dengan bola baru itu. Ini adalah proses tetapi setiap hari saya bekerja keras. Saya membuat tembakan itu dalam latihan. Tahun lalu, saya mungkin penembak jarak menengah terbaik di liga. Jadi suatu saat itu akan kembali," ucap Embiid saat diwawancara oleh media setempat.

Embiid musim ini mencetak rata-rata 21 poin per pertandingan. Angka ini sejatinya tidak jelek dan tergolong cukup produktif untuk ukuran bigman. Namun dibandingkan musim lalu, angka statistik Embiid itu turun cukup jauh. Musim lalu, Embiid bisa mencetak rata-rata sekitar 28 poin per pertandingan.

Selain faktor bola, satu hal yang mungkin mengganggu Embiid adalah cedera lutut. Ia mengaku memaksakan diri bermain karena Philadelphia 76ers belum diperkuat Ben Simmons.

Artikel Tag: Joel Embiid, Philadelphia 76ers, NBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/awali-musim-dengan-buruk-joel-embiid-salahkan-merk-bola-baru
450  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini