Arki Dikania Wisnu Senang Dapat Dukungan Keluarga di Laga Final

Penulis: Viggo Tristan
Selasa 08 Jun 2021, 06:53 WIB
Arki Dikania Wisnu makin bersemangat usai didukung keluarga di babak final.

Arki Dikania Wisnu senang dapat dukungan dari keluarga di laga puncak. (Gambar: IBL Indonesia)

Berita Basket IBL : Pebasket Satria Muda Pertamina yaitu Arki Dikania Wisnu mengaku senang bisa didukung oleh anggota keluarganya pada laga final lalu. Berkat dukungan tersebut, motivasi Arki jadi bertambah di lapangan.

Sebagaimana diketahui, IBL menggelar fase kedua di Britama Arena dengan ketentuan tanpa penonton. Namun khusus untuk laga puncak, pihak penyelenggara memperbolehkan anggota keluarga dari dua tim finalis untuk hadir. Keluarga Arki Dikania Wisnu turut datang dan memberikan dukungan kepadanya secara langsung. Meski hanya hal kecil, rupanya sorakan dari keluarga mempengaruhi mental dan semangat bermain Arki. Ia jadi bersemangat dan bisa membawa Satria Muda Pertamina mengalahkan Pelita Jaya Bakrie.

“Senang sekali dengan adanya dukungan dari keluarga. Saat entrance juga suaranya dari mereka. Memang rasanya sedikit berbeda tanpa penggemar, seperti ada energi yang tidak tersampaikan,” ucap Arki saat diwawancara oleh media setempat.

Untuk musim depan, Arki berharap situasi pandemi di tanah air sudah membaik atau bahkan hilang sepenuhnya. Ia sadar bahwa kehadiran penonton jadi esensi penting dalam olahraga basket kompetitif. Meski tidak ikut bermain secara langsung, tetapi penonton memberikan atmosfer berbeda. Mereka layak disebut sebagai pemain keenam yang merubah keadaan. Ketika pemain sedang kalah ataupun letih, sorakan dari pinggir lapangan membuat pemain bersemangat lagi. Dukungan-dukungan tersebut sangatlah berharga untuk membuat performa tim bisa lebih baik di lapangan.

Artikel Tag: Arki Dikania Wisnu, Satria Muda Pertamina, IBL

284  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini