Anthony Davis Kesal Terus Dikritik Karena Rawan Alami Cedera

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 06 Apr 2022, 06:25 WIB
Anthony Davis frustasi dengan cemoohan dari para hatersnya.

Anthony Davis frustasi terus dicap sebagai pemain yang rawan cedera. (Gambar: NY Post)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pebasket Los Angeles Lakers yaitu Anthony Davis merasa kesal dengan haters yang terus mengkritiknya. Ia frustasi karena dicap sebagai pemain yang rawan mengalami cedera.

Sebagaimana diketahui, Anthony Davis memang kerap menepi karena cedera-cedera yang silih berganti datang. Pada NBA musim 2021 lalu, Davis juga mengalami hal serupa sehingga absen di saat-saat penting seperti babak playoff. Absennya Davis di babak playoff membuat Los Angeles Lakers tereliminasi dari Phoenix Suns. Davis dikritik karena tidak berani memaksakan diri bermain di tengah kondisi yang genting.

Pada musim ini, Davis juga berulang kali mengalami cedera sehingga dikritik keras. Ia dicemooh oleh haters yang menyebut tubuhnya terbuat dari kaca. Sedikit saja mengalami benturan, Davis bisa mengalami cedera. Hal ini jelas membuatnya kesal karena ia sudah berusaha semaksimal mungkin melawan semua cedera.

"Ada pelajaran penting yang saya petik dari cedera ini. Ketika saya mengalami cedera di babak playoff musim lalu, banyak orang menilai saya menyerah kepada tim saya sendiri. Saya dicap tidak mau berjuang di masa-masa yang penting. Kemudian pada tahun ini, saya mencoba memaksakan diri bermain di tengah kondisi yang tidak fit. Ketika saya mengalami cedera yang lebih parah, orang-orang menyalahkan pelatih fisik saya karena gagal melakukan tugasnya dengan baik. Lalu, saya berpikir, apa yang harus saya lakukan untuk membungkam orang-orang ini?" ucap Davis saat diwawancara.

Artikel Tag: Anthony davis, los Angeles lakers, NBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/anthony-davis-kesal-terus-dikritik-karena-rawan-alami-cedera
890  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini