Wah! Malaysia Bikin Latihan Tertutup, Semua Media Tidak Bisa Meliput

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 21 Mei 2020, 04:00 WIB
Wah! Malaysia Bikin Latihan Tertutup, Semua Media Tidak Bisa Meliput

Akademi Bulu Tangkis Malaysia/[Foto:NST]

Berita Badminton: Federasi Badminton Malaysia (BAM) telah menegaskan kembali bahwa 16 pemain top dan 40 orang tim pendukung lainnya tidak akan memiliki kontak luar dengan yang lain setelah mereka diberi izin untuk melanjutkan pelatihan di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) di Bukit Kiara pada 1 Juni.

Presiden BAM, Datuk Seri Norza Zakaria menekankan bahwa bahkan anggota media tidak akan diizinkan masuk ke dalam gedung untuk meliput sesi pelatihan mereka atau mewawancarai para pemain dan ofisial.

Kemarin (19/5), Kementerian Olahraga mengumumkan bahwa para atlet, di bawah program Race to Tokyo (RTT), akan diizinkan untuk melanjutkan pelatihan di tiga tempat yang terpusat yakni ABM, Kompleks Olahraga Bukit Jalil, dan pusat pelayaran nasional di Langkawi.

Ini untuk memungkinkan persiapan untuk Olimpiade dan Paralimpiade, yang telah ditunda tahun depan karena pandemi Covid-19.

"Sebesar apa pun penting bagi kami untuk menjaga kontak dengan media, kami memiliki SOP yang ketat untuk dipatuhi," kata Norza.

"Kata kunci di sini adalah karantina. Untuk saat ini, anggota pers masih dapat menindaklanjuti atau menunggu siaran pers kami, atau menggunakan media lain untuk menghubungi kami," tambah Norza kemarin.

Secara total, ada 265 orang, termasuk 57 atlet akan diizinkan untuk melanjutkan pelatihan pada 1 Juni.

Masing-masing dari mereka, bagaimanapun, harus menjalani tes swab Covid-19, dan harus mengadopsi karantina 30 hari, setelah itu tes lain akan dilakukan. Peserta juga tidak diperbolehkan meninggalkan tempat pelatihan masing-masing.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertahanan kami, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, Menteri Olahraga, Datuk Seri Reezal Merican Naina Merican, Kementerian Kesehatan (Depkes), dan Dewan Keamanan Nasional karena memberikan kami relaksasi ini untuk melanjutkan pelatihan di ABM pada Juni 1," katanya.

"BAM berjanji untuk mematuhi semua SOP dan tidak akan berkompromi pada tindakan pencegahan untuk melindungi semua orang yang akan dikarantina di pusat keunggulan kami."

"Saya juga berharap bahwa ke-16 pemain kami di bawah program RTT akan memanfaatkan sepenuhnya kesempatan ini untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk Olimpiade tahun depan," tegas Norza.

Artikel Tag: bam, Pandemi Covid-19, Aaron Chia Hsin, Soh Wooi Yik

379  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini