Waduh! Jumlah Hadiah BWF World Tour Jauh Berkurang Tahun Ini

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 02 Feb 2021, 13:30 WIB
Price Money BWF World Tour Jauh Berkurang Tahun Ini Karena Pandemi

Podium Malaysia Masters 2020/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Penghasilan para pebulutangkis papan atas dunia akan berkurang secara signifikan ketika musim BWF World Tour baru dimulai pada bulan Maret mendatang.

Beberapa tuan rumah telah memilih untuk menjalankan turnamen mereka dengan menawarkan pengurangan hadiah uang yang diizinkan oleh Federasi Badminton Dunia (BWF).

Kejuaraan bergengsi All England dari 17-21 Maret akan menawarkan US $ 850.000 (RM3.44mil) atau berkisar 12,7 miliar rupiah, bukan US $ 1.1mil (RM4.45mil) atau berkisar 16,5 miliar rupiah seperti tahun lalu. Pembukaan musim di Swiss Open (2-7 Maret) dan German Open (9-14 Maret) seharusnya menawarkan hadiah uang maksimum sebesar US $ 200.000 (RM809.000) atau berkisar 3 miliar rupiah sebagai turnamen tingkat keempat, tetapi keduanya hanya memberikan US $ 140.000 (RM566,000) atau berkisar 2,1 miliar untuk tahun ini.

Sekretaris Asosiasi Badminton Malaysia, Datuk Kenny Goh mengatakan bahwa BWF telah mengizinkan pengurangan sebagai bagian dari paket dukungan Covid-19 untuk membantu tuan rumah mengatasi dampak finansial.

Malaysia juga mengurangi hadiah uang untuk Malaysia Open lapis kedua dari US $ 750.000 (RM3.03mil) atau berkisar 11,2 miliar rupiah, menjadi US $ 600.000 (RM2.43mil) atau berkisar 9 miliar rupiah, sementara Malaysia Masters hanya akan menawarkan US $ 320.000 (RM1.29mil) atau berkisar 4,8 miliar rupiah, bukan US $ 400.000 (RM1. 62mil) atau berkisar 6 miliar rupiah.

“Kami telah memilih proposal BWF (pada pengurangan hadiah uang minimum) karena situasi saat ini,” kata Kenny.

“Dengan SOP yang ketat diharapkan bisa diterapkan, biayanya pasti akan lebih tinggi..Kami juga dalam diskusi lebih lanjut dengan semua pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran turnamen."

“Kami juga perlu melibatkan BWF karena bantuan yang ditawarkan, sejujurnya masih jauh dari cukup,” Kenny menambahkan.

Kenny mengatakan bahwa turnamen World Tour beruntun pada bulan April akan diadakan dengan konsep bubble tetapi mereka belum memutuskan apakah akan diadakan di Axiata Arena di Bukit Jalil karena tidak banyak pilihan hotel di sekitarnya.

Pada Tour Asia yang sedang berlangsung di Bangkok, Impact Arena terletak hanya dua kilometer dari hotel resmi.

“Kami masih menentukan hotel mana yang akan digunakan sebagai bagian dari gelembung. Tapi jarak antara hotel dan venue seharusnya tidak menjadi masalah karena orang luar akan dilarang masuk ke hotel," tegas Kenny.

Artikel Tag: BWF, World Tour, All England, malaysia open

1922  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini