Ultimatum untuk Rizki/Della: Dari Turun Level hingga Digantikan Pemain Muda

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 13 Agu 2019, 22:00 WIB
Ultimatum untuk Rizki/Della: Dari Turun Level hingga Digantikan Pemain Muda

Rizki Amelia Pradipta-Della Destiara Haris/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Jika pasangan utama ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu belum menunjukkan konsistensinya, sama halnya dengan apa yang ditunjukkan oleh pelapisnya, pasangan Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris yang tampil di bawah ekspektasi pada musim ini.

Selain Greysia/Apriyani, PBSI sejatinya ingin mengirim maksimal dua pasangan ganda putri ke Tokyo. Greysia/Apriyani yang menjadi juara India Open 2019 lalu, berada di peringkat 5 dunia, sementara Rizki/Della terus menurun ke posisi 19 dunia pada pekan ini.

"Rizki/Della jika masih ingin dipertahankan untuk program Olimpiade ya paling tidak menembus semifinal di Kejuaraan Dunia. Jika tidak berhasil, saya akan turunkan level turnamennya," kata Eng Hian seperti dikutip DetikSport (13/8).

Awal tahun lalu, Rizki/Della sempat berada di peringkat 10 besar dunia. Namun serangkaian penampilan yang kurang maksimal membuat mereka terus mengalami penurunan hingga membuat pelatih Eng Hian memisah mereka. Rizki Amelia berpasangan dengan Ni Ketut Mahadewi Istarani, sementara Della Destiara berpasangan dengan Tania Oktaviani Kusumah.

Awal tahun ini Rizki/Della dicoba kembali untuk dipasangkan. Namun belum ada perubahan yang berarti dari juara Dutch Open 2017 itu. Bahkan mereka gagal melampaui babak pertama dari tiga turnamen terakhir yang mereka ikuti, yakni di Indonesia Open, Japan Open dan Thailand Open 2019.

Jika kondisi seperti ini masih terus berlanjut, bukan tak mungkin Eng Hian akan mempercayakan para pemain yang lebih muda, seperti Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto yang kini berada di peringkat 31 dunia, serta dua pasangan yang naik ke level senior pada musim ini, Agatha Imanuella/Siti Fadia Silva Ramadhanti (42 dunia) dan juga Febriana Dwipuji Kusuma Ribka Sugiarto (49 dunia).

"Tujuan saya melihat dari kemampuan mereka. Selama ini level 500 ke atas tidak bisa menembus. Apa memang faktor kemampuan enggak bisa tembus, kalau tidak bisa menembus berarti memang sudah tidak bisa. Jika level 100 saja tak bisa juara apa yang bisa saya harapkan? Lebih baik saya kasih yang muda-muda," ujar Eng Hian.

Rizki/Della masih mempunyai kesempatan untuk berbenah dan menunjukan kemampuannya di turnamen terdekat Kejuaraan Dunia 2019 yang akan berlangsung pada 19 hingga 25 Agustus mendatang di Basel Swiss.

Artikel Tag: Rizki Amelia Pradipta, Della Destiara Haris, eng hian, PBSI

751  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini