Shevon Jemie Lai Berharap BWF Batalkan Aturan Terkait World Tour Finals

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 29 Sep 2020, 14:15 WIB
Shevon Jemie Lai Harap BWF Melunak Tentang Aturan World Tour Finals

Shevon Jemie Lai/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Pemain nasional, Shevon Jemie Lai dan Lai Pei Jing berdoa keras agar Federasi Badminton Dunia (BWF) berubah pikiran atas keputusan kelayakan untuk World Tour Finals di Bangkok pada 27-31 Januari.

Saat ini, hanya pemain yang tampil di putaran Eropa dan Asia dari World Tour yang memenuhi syarat untuk ambil bagian di World Tour Finals.

Awalnya seharusnya ada dua turnamen di Eropa yakni Denmark Open (13-18 Oktober) dan Denmark Masters (20-25 Oktober), tetapi Denmark Masters dibatalkan bersamaan dengan kejuaraan Piala Thomas dan Uber (3-11 Oktober) ) karena serentetan pengunduran diri dari tim-tim top Asia akibat pandemi Covid-19.

Malaysia tidak mundur dari kejuaraan Piala Thomas dan Uber tetapi memutuskan untuk tidak pergi ke Denmark hanya untuk satu turnamen.

BWF sejak itu juga menjadwal ulang tiga leg Asia yang terdiri dari dua turnamen open dan World Tour Finals yang semula dijadwalkan November, mundur hingga Januari, tetapi tidak menyebutkan tentang perubahan pada putusan kelayakan.

World Tour Finals hanya akan menampilkan pemain peringkat delapan teratas di setiap kategori setelah selesainya Asia Open 1 (12-17 Jan) dan Asia Open 2 (19-24 Jan).

Jika putusan tetap berlaku, maka pasangan ganda campuran Shevon Jemie Lai dan Goh Soon Huat, Pei Jing dan Tan Kian Meng, akan kehilangan kelayakan mereka meskipun mereka saat ini berada di jalur untuk lolos masing-masing di tempat keenam dan ketujuh.

Hal yang sama berlaku untuk Lee Zii Jia (kelima) di tunggal putra dan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (ketiga) dan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (keempat) di ganda putra.

Selain itu, World Tour Finals akan kehilangan cahayanya dengan absennya para bintang dari Indonesia dan China, yang semuanya tidak bermain di Denmark.

Shevon yakin BWF harus membatalkan putusan yang "tidak adil" itu.

“Saya pasti berharap BWF akan menghapusnya (putusan). Ini bukan seolah-olah kami sengaja kehilangan leg Eropa," keluh Shevon Jemie Lai .

“Saya merasa itu tidak adil bagi para pemain. Seharusnya, itu sepenuhnya terserah para pemain untuk pergi atau tidak karena itu menyangkut kesehatan kami. Virus corona bisa berdampak besar pada karier kami jika kita tidak beruntung."

“Tapi mari kita tetap berharap. Saya masih berpikir BWF mencoba menyelesaikan masalah dengan cara terbaik," tambah Shevon.

Pei Jing berkata dia tidak sabar untuk bermain di ketiga turnamen di Thailand, bukan hanya dua.

“Jika BWF berubah pikiran, maka saya akan sangat senang,” kata Pei Jing.

“Kami saat ini berada di delapan besar, jadi ada setiap peluang bagi kami untuk memperebutkan tempat di Final Tour."

“Setelah berbulan-bulan tanpa turnamen apa pun, pasti kami ingin bermain di sebanyak mungkin turnamen. Semakin banyak, semakin baik karena kami sedang mempersiapkan kembalinya kualifikasi Olimpiade tahun depan," Pei Jing menjelaskan.

World Tour Finals akan memperbutkan hadiah total USD $ 1,5 juta (RM6,23 juta) atau berkisar 22,5 miliar rupiah dan setiap pemenang masing-masing akan mengantongi uang hadiah US $ 120.000 (RM503.000) atau berkisar 1,8 miliar untuk sektor tunggal dan US $ 126.000 (RM529.000) atau berkisar 1,9 miliar rupiah untuk sektor ganda.

Artikel Tag: Shevon Jemie Lai, BWF, World Tour Finals

631  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini