Salah Seorang Pemain Terpapar Covid-19, Seluruh Tim Nasional Taiwan Dikarantina

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 23 Mar 2020, 20:00 WIB
Salah Seorang Pemain Terpapar Covid-19, Seluruh Tim Nasional Taiwan Dikarantina

Podium Tunggal Putri All England 2020/[Foto:Thestar]

Berita Badminton: Juara All England 2020, Tai Tzu Ying, dan seluruh tim nasional Taiwan, harus menjalani karantina menyeluruh setelah salah satu pemain yang ikut melakukan perjalanan ke Birmingham, dinyatakan positif terkena virus corona.

All England, yang berakhir pada 11 Maret di Biringham Arena, berjalan sesuai jadwal, meskipun ada desakan dari para pemain bagi Federasi Badminton Dunia (BWF) untuk menundanya.

Federasi dunia itu, bagaimanapun, memutuskan menunda semua turnamen setelah All England ketika penyebaran virus semakin memburuk.

Beberapa pemain, termasuk Han Kristian Vittinghus dan Mads Conrad Petersen asal Denmark serta Saina Nehwal asal India, mengkritik keras badan dunia karena menempatkan para pemain dalam resiko.

Vittinghus, dalam akun Twitter-nya, menyoroti kasus positif dalam tim bulu tangkis Taiwan.

“Jadi seorang atlet Taiwan yang berada di Spanyol pada waktu Barcelona Masters, di Jerman (tempat para pemain bulu tangkis Taiwan berlatih) pada pekan berikutnya dan kemudian di Inggris selama All England telah diuji positif Covid-19 setelah kembali ke rumah," ungkap Vittinghus.

Namun, orang yang dinyatakan positif bukan seorang pemain, melainkan sparring partnertim nasional dan pihak berwenang Taiwan membenarkan hal itu.

Akibatnya, Tzu Ying, yang mengalahkan Chen Yufei asal China di final tunggal putri, dan 32 pemain lainnya sekarang dikarantina setelah pemain sparring itu dinyatakan positif.

Saina, yang tersingkir di babak pertama kejuaraan bergengsi senilai US $ 1,1 juta atau berkisar 16 miliar rupiah, juga mengkritik badan dunia di akun Twitter-nya.

“Satu-satunya hal yang dapat saya pikirkan adalah bahwa daripada kesejahteraan dan perasaan para pemain, alasan keuangan lebih penting. Kalau tidak, tidak ada alasan lain bagi Inggris untuk melanjutkan pekan lalu," katanya.

Pemain spesialis ganda putra, Mads Conrad Petersen juga merespon ketakutan itu.

“Dengan dunia ditutup karena virus corona, saya merasa khawatir dan malu bahwa All England dimainkan di bawah standar yang sepenuhnya normal. Ini bisa memakan waktu hingga 14 hari sebelum Anda merasa sakit. Mau bagaimana lagi menjadi sedikit gugup. Keputusan yang mengerikan!,” cuit Mads.

Artikel Tag: Tai Tzu Ying, saina nehwal, All England, Virus Corona, Taiwan

1124  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini