Preview Delapan Besar Ganda Putra di BWF World Tour Finals 2019

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 06 Des 2019, 22:30 WIB
Preview Delapan Besar Ganda Putra di BWF World Tour Finals 2019

Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Indonesia memiliki kesempatan untuk mengamankan gelar ganda putra di turnamen pamungkas akhir tahun BWF World Tour Finals 2019 setelah meloloskan dua wakilnya di putaran final, yakni peringkat 1 dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan juara dunia 2019, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Namun, langkah mereka tentu tak akan mudah karena mereka akan bertarung dengan enam wakil lainnya, yakni dua wakil Jepang dan Taiwan serta masing-masing satu wakil dari China dan juga Malaysia.

1. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)

'Minions' memiliki musim yang brilian lagi, memenangkan delapan gelar World Tour, termasuk tiga gelar berturut-turut (Denmark, Perancis dan China). Cukup mengejutkan mereka kandas di babak pertama dari dua kejuaraan besar tahun ini yakni All England dan Kejuaraan Dunia, namum mereka bangkit kembali dengan kuat setelah itu. Rekor mereka di final dengan delapan kemenangan sekali lagi menunjukkan mengapa mereka adalah pasangan yang sangat berbakat.

2. Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan (Indonesia)

'Daddies' mungkin hanya meraih runner-up terbaik bagi Minions dalam lima pertandingan final mereka tahun ini, tetapi masih signifikan bahwa pasangan veteran itu telah mencapai sepuluh final, di mana mereka memenangkan tiga gelar. Gelar paling bergengsi tentu saja adalah All England dan Kejuaraan Dunia.

3. Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang)

Duo Jepang memiliki musim yang solid, meskipun mereka hanya memenangkan satu gelar di Singapore Open. Kamura dan Sonoda sering tampil di bagian akhir turnamen, yakni mencapai enam final dan lima semifinal.

4. Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan)

Ini adalah musim pertama mereka secara bersama, dan mereka adalah pasangan yang sibuk, bermain di 25 turnamen di ganda putra, di samping tugas tambahan di ganda campuran. Mereka memenangkan turnamen pertamanya di Barcelona Spanyol Masters dan kemudian memenangkan Orleans Masters dan India Open pada awal musim. Mereka kembali meraih kemenangan di Gwangju Masters yang memberikan harapan mereka untuk putaran final.

5. Li Jun Hui/Liu Yu Chen (China)

Li / Liu adalah bintang pada musim sebelumnya setelah memenangkan Kejuaraan Dunia dan BWF World Tour di kandang. Musim ini mereka memiliki kesuksesan yang kurang berarti. Setelah memenangkan Malaysia Open, mereka hanya berhasil mencapai semifinal dan perempat final, hanya naik ke puncak sekali lagi di turnamen Super 300 di Macau Open 2019.

6. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang)

Runner-up BWF World Tour Finals terakhir memiliki dua poin tinggi, yakni memenangkan German Open pada Maret dan Kejuaraan Badminton Asia pada April. Di BAC mereka berada di atas Minions, menang 21-18 dan 21-3 hanya dalam tempo 35 menit untuk meraih kemenangan pertama mereka atas pasangan Indonesia. Mereka meraih dua kemenangan lagi atas Minions di akhir musim.

7. Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan)

Pasangan peringkat 16 dunia itu termasuk yang tersibuk musim ini, memainkan 29 pertandingan secara keseluruhan. Mereka memulai dengan baik, mencapai final Putri Sirivannavari Thailand Masters, tetapi hanya berhasil sedikit sejak saat itu. Puncak musim mereka adalah semifinal di Denmark Open, Kanada Open dan Spanyol Masters 2019.

8. Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)

Pasangan muda Malaysia ini memiliki awal musim yang spektakuler, mencapai final All England setelah lolos ke babak empat besar di Malaysia Masters. Namun Chia dan Soh tidak bisa memenuhi harapan, dan mereka mengalami kemerosotan di pertengahan musim sebelum menghidupkan kembali nasib mereka di akhir tahun dengan finish di semifinal Fuzhou China Open 2019.

Artikel Tag: Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, mohammad ahsan, hendra setiawan, BWF World Tour Finals 2019

4577  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini