Pemerintah Lebih Pentingkan Miras Ketimbang Olahraga, Legenda Bulu Tangkis India Tak Habis Pikir

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 08 Mei 2020, 16:45 WIB
Pemerintah Lebih Pentingkan Miras Ketimbang Olahraga, Legenda Bulu Tangkis India Tak Habis Pikir

Vimal Kumar/[Foto:Times of India]

Berita Badminton: Legenda bulu tangkis India, Vimal Kumar, mempertanyakan tidak adanya jarak sosial di toko minuman keras di tengah pandemi virus corona, dengan mengatakan bahwa jika pemerintah dapat menanggung kerumunan besar di gerai-gerai itu, maka mereka juga dapat mengizinkan kegiatan olahraga diadakan.

"Kesibukan besar di depan gerai anggur dan minuman keras setelah bisnis mereka buka di banyak negara. Mengapa mereka tidak mengizinkan kegiatan pelatihan olahraga yang sehat? Olahraga meningkatkan kekebalan. Semoga pemerintah segera membuka kegiatan olahraga," tweet Vimal seraya menandai Menteri Olahraga India, Kiren Rijiju.

Vimal sangat vokal mengeluarkan pendapat tentang atlet yang kehilangan kualitas pelatihan, berpendapat bahwa terlepas dari semua latihan dan rutinitas yang mereka lakukan di rumah, atlet harus memulai dari awal lagi begitu kembali ke lapangan.

Menunjuk upaya yang dilakukan di Eropa untuk memulai kembali pelatihan dan musim, Vimal mengatakan bahwa India juga harus melakukan itu sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan, mengingat sebelumnya Pemerintah India telah melonggarkan aturan lockdown..

"Meminta seluruh pusat pelatihan olahraga dibuka untuk para pemain elit dengan janji untuk mempertahankan norma jarak sosial yang ketat," tambah Vimal.

Mulai hari Senin (4/5), kantor diizinkan beroperasi dengan kapasitas sepertiga. Toko-toko tertentu diizinkan untuk berbisnis, dan beberapa mobil dan sepeda motor diizinkan di jalan.

Namun, situasi ini justru dimanfaatkan warga untuk mengantre membeli miras dan mengabaikan aturan jarak sosial. Orang-orang India yang antre berdesak-desakan untuk membeli minuman beralkohol untuk pertama kalinya dalam 40 hari, ketika pemerintah semakin melonggarkan aturan lockdown-nya.

Artikel Tag: Vimal Kumar, PV Sindhu, bai, Pandemi Covid-19

833  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini