Pemain Ini Beri Penghargaan Kepada Pelatihnya Yang Didepak BAM Pekan Lalu

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 28 Mei 2020, 03:00 WIB
Pemain Ini Beri Penghargaan Kepada Pelatihnya Yang Didepak BAM Pekan Lalu

Pearly Tan Koong-M Thinaah/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Pebulutangkis spesialis ganda putri, Pearly Tan Koong Le telah memberikan penghormatan kepada pelatih kepala Rosman Razak, yang telah berperan dalam membantunya menjadi bagian di tim nasional.

Meskipun lulus dari tim junior dengan cerah, Pearly yang berusia 20 tahun mengalami awal yang sulit dalam peralihannya ke level senior awal tahun lalu setelah bersama Toh Ee Wei, yang muncul sebagai runner-up di Kejuaraan Dunia Junior dan Kejuaraan Asia Junior pada tahun 2018, keluar dari tim nasional.

Itu memaksa Rosman melakukan banyak percobaan dengan para pemain lainnya, di mana Pearly dipasangkan dengan beberapa pemain lain di paruh pertama tahun ini. Pearly bermain dengan Yap Ling, Lim Chiew Sien dan Teoh Mei Xing sebelum menemukan pasangan tetap bersama M. Thinaah.

Keputusan untuk menggabungkan Pearly dengan Thinaah, yang dulunya pemain tunggal, terbukti merupakan kartu as dari Rosman karena keduanya membuat dampak cepat dengan memenangkan Malaysia International Series 2019.

Mereka berhasil mencapai tiga final lagi di tahun yang sama, meraih dua gelar lagi di Indian International Challenge dan Bangladesh International Challenge.

Kemitraan Pearly/Thinaah terus berkembang tahun ini dengan beberapa penampilan yang menjanjikan di turnamen yang lebih tinggi.

Mereka mampu memberikan perlawanan pasangan yang lebih mapan seperti peringkat 8 dunia asal Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan peringkat 12 dunia asal Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida.

Tetapi performa terbaik dari Pearly/Thinaah yakni saat memberikan poin kemenangan ketika Malaysia mengalahkan Taiwan 3-1 untuk maju ke semifinal Kejuaraan Beregu Asia di Manila tiga bulan lalu. Prestasi itu menjamin kualifikasi Malaysia ke Kejuaraan Piala Uber 2020 berdasarkan prestasi.

Pearly berterima kasih kepada Rosman, atas bimbingannya selama 16 bulan terakhir.

"Dia adalah pelatih yang sangat baik, saya sangat beruntung memilikinya dan pelatih Wong Pei Tty membimbing saya sejak hari saya bergabung dengan tim senior," kata Pearly.

“Transisi belum berjalan mulus karena saya harus berganti beberapa mitra sebelum Thinaah. Pelatih Rosman membantu mempermudah proses itu dengan selalu memberi saya ceramah, dia tidak pernah berhenti membesarkan hati."

“Itu memberi saya banyak kepercayaan diri dan mendorong saya untuk menjadi lebih baik dan lebih baik. Ketika Anda memiliki pelatih yang baik seperti itu, Anda mencoba yang terbaik untuk tidak mengecewakannya," ungkapnya.

“Saya sedih dia tidak akan lagi melatih kami, tapi saya tidak akan melupakan kontribusinya. Saya akan membuatnya bangga dengan menjadi salah satu yang terbaik di dunia di masa depan," Pearly menambahkan.

Pearly sama-sama bersemangat tentang prospek pelatihan di bawah Chan Chong Ming yang baru direkrut setelah mendengar hal-hal baik tentang dia dari ayahnya.

"Saya tidak tahu banyak tentang pelatih Chong Ming karena saya masih sangat muda ketika dia bermain untuk tim nasional , ”Kata Pearly.

“Tetapi ayah mengatakan kepada saya bahwa dia adalah salah satu pemain ganda teratas di negara ini pada era 2000-an, terutama dengan rekannya Koo Kien Keat. Saya tak sabar untuk bertemu dengannya ketika kami kembali ke pelatihan,” pungkasnya.

Artikel Tag: Pearly Koong Le Tan, M Thinaah, Rosman Razak, bam

922  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini