Pasangan Ini Siap Pakai Permainan Ala Jepang Untuk Kalahkan Kevin/Marcus, Yakin Bisa?

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 30 Jun 2020, 12:30 WIB
Pasangan Ini Siap Pakai Permainan Ala Jepang Untuk Kalahkan Kevin/Marcus, Yakin Bisa?

Aaron Chia Hsin-Soh Wooi Yik/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Setelah gagal dalam tujuh upaya berturut-turut, pasangan ganda putra tim nasional Aaron Chia siap untuk mengadopsi gaya permainan pasangan Jepang untuk mendapatkan inspirasi hingga akhirnya bisa mengatasi perlawanan pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Aaron yang berusia 23 tahun percaya bahwa gaya bermain pasangan Jepang nomor 5 dunia, Yuta Watanabe/Hiroyuki Endo patut ditiru karena mereka memiliki pendekatan pertahanan yang kuat yang dapat membantu mengungguli pasangan Indonesia peringkat 1 dunia itu.

Aaron dan rekannya, Wooi Yik telah kalah dalam tujuh pertemuan melawan Kevin/Marcus tetapi Watanabe/Endo telah mengalahkan pasangan Indonesia itu dalam enam pertemuan terakhir mereka sejak April 2019, di mana pertemuan yang terakhir adalah final All England pada bulan Maret lalu.

"Kami mungkin harus belajar satu atau dua hal dari Watanabe/Endo jika kami ingin mengalahkan Kevin/Marcus," kata Aaron.

“Meskipun gaya permainan kami berbeda, kami selalu dapat memasukkan beberapa poin bagus mereka ke dalam permainan kami."

“Mereka mengalahkan Kevin/Marcus enam kali berturut-turut dan itu sangat fenomenal, saya tidak berpikir ada pasangan lain di dunia saat ini yang mampu melakukan itu," ungkapnya.

“Saya telah mengamati bagaimana Watanabe/Endo bermain melawan mereka. Kecakapan defensif mereka yang memberi mereka keunggulan. Sangat sulit untuk mematahkan pertahanan mereka. Juga, mereka memiliki kesabaran yang luar biasa. Mereka bisa begitu tenang bahkan pada saat-saat penting,” jelas Aaron.

Mantan pemain internasional, Tan Boon Heong sebelumnya mengatakan kepada Aaron/Wooi Yik untuk memperkuat pertahanan mereka jika mereka ingin punya kesempatan melawan Kevin/Marcus.

"Anda harus bekerja pada pertahanan Anda. Jika Anda dapat menahan serangan mereka, maka Anda mungkin memiliki peluang,” kata Boon Heong.

“Mereka terlalu cepat di lapangan depan, jadi rencana permainan serangan balik mungkin menjadi salah satu pilihan terbaik," tambah Boon Heong.

Sangat penting bahwa pasangan nomor 9 dunia, Aaron/Wooi Yik mematahkan dominasi Kevin/Marcus jika mereka ingin mulai memperebutkan gelar ketika musim bulu tangkis dilanjutkan pada bulan September.

Kevin/Marcus terbukti menjadi batu sandungan bagi Aaron/Wooi Yik tahun ini dengan menyingkirkan pasangan Malaysia itu empat kali dua game langsung dalam tiga bulan terakhir.

Aaron/Wooi Yik kalah di babak kedua Malaysia Masters, semifinal Indonesia Masters, final Kejuaraan Beregu Asia di Manila, dan perempat final All England 2020

Artikel Tag: Aaron Chia Hsin, Soh Wooi Yik, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon

697  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini