Paris Jadi Debut Pertama HS Prannoy di Olimpiade

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 18 Mei 2024, 23:00 WIB
Paris Jadi Debut Pertama HS Prannoy di Olimpiade

HS Prannoy/[Foto:Times of India]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : HS Prannoy lolos ke Olimpiade untuk pertama kalinya pada usia 31 tahun. Pemain berbakat dari Thiruvananthapuram ini mengamankan tempatnya di Olimpiade dengan finis kesembilan di Peringkat Jalan Menuju Paris, sehingga memastikan kualifikasi Olimpiade Paris- nya.

Dikenal sebagai “Pembunuh Raksasa,” Prannoy telah mengejutkan banyak tokoh bulutangkis, termasuk Chen Long, Lee Chong Wei, Taufik Hidayat dan Lin Dan dalam karirnya.

Hebatnya, ia memiliki rekor head-to-head yang positif melawan GOAT bulutangkis, Lin Dan, yang memimpin 3-2. Namun, perjalanan Prannoy dirusak oleh cedera sehingga membuatnya tidak bisa tampil konsisten. Karirnya seakan terpuruk hingga momen krusial usai Kejuaraan Dunia 2021 ketika peruntungannya mulai berubah.

HS Prannoy segera naik menjadi pemain peringkat 1 India dan dia terus mempertahankan performa terbaiknya sejak saat itu.

Bagaimana HS Prannoy lolos ke Olimpiade Paris?

HS Prannoy mengamankan kualifikasinya ke Olimpiade Paris dengan finis kesembilan di Race to Paris, mengumpulkan 75.847 poin. Race to Paris mempertimbangkan 10 turnamen teratas selama periode kualifikasi siklus Olimpiade.

Periode ini dimulai pada tanggal 1 Mei 2023 dan berakhir pada tanggal 28 April 2024. Perjalanan HS Prannoy ke Olimpiade Paris HS Prannoy menghadapi awal yang menantang dalam persiapannya untuk Olimpiade Paris setelah Olimpiade Tokyo, karena ia bergulat dengan cedera dan tidak dalam kondisi prima.

Namun, ada pepatah yang mengatakan bahwa setiap pria akan menjalani harinya dan hari Prannoy tiba di Kejuaraan Dunia 2021 ketika ia mengatasi masalah pencernaan yang mengganggunya sejak 2018.

Situasinya memburuk ketika ia dinyatakan positif COVID-19, yang memengaruhi performanya.

Meski demikian, ia berhasil memperbaiki kondisinya melalui latihan pernapasan. Ketahanannya membuahkan hasil saat ia mencapai perempat final, mengalahkan Ng Ka Long Angus (unggulan 8) dan Rasmus Gemke (unggulan 11), sebelum kalah dari juara akhirnya, Loh Kean Yew.

Kegigihan Prannoy membuahkan hasil; dia berperan penting dalam kemenangan India di Piala Thomas 2022. Tahun itu menandai perubahan haluan yang signifikan baginya, mencapai enam perempat final dan dua semifinal dalam tur dunia.

Dia lolos ke Final Tur Dunia untuk pertama kalinya dalam karirnya dan mencapai final pertamanya sejak 2017 di Swiss Open. Tahun 2022 adalah tahun yang baik, namun tahun 2023 lebih baik lagi bagi Prannoy.

Dia meraih gelar tur dunia pertamanya di Malaysia Masters, mengalahkan Weng Hong Yang di final. Dia juga meraih medali Kejuaraan Dunia pertamanya dengan mengalahkan favorit tuan rumah dan juara Olimpiade Viktor Axelsen di perempat final dan juga mengamankan medali perunggu Asian Games setelah kemenangan atas Lee Zii Jia.

Namun, pada tahun 2024, performa Prannoy menurun karena ia berjuang melawan masalah kesehatan berulang yang menyebabkan mual, yang menyebabkan penurunan berat badan sebanyak 4 kg dalam beberapa bulan terakhir.

Masalah asam lambung yang sama yang dia hadapi bertahun-tahun lalu muncul kembali. Akibatnya, Prannoy harus memantau pola makannya dengan ketat, yang mengakibatkan berkurangnya asupan makanan dan penurunan berat badan lebih lanjut.

Artikel Tag: HS Prannoy, Olimpiade Paris 2024

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/paris-jadi-debut-pertama-hs-prannoy-di-olimpiade
556  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini