Mundurnya Sang Bintang Tunggal Putri Diklaim Bikin Piala Thomas dan Uber Kurang Menarik

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 04 Sep 2020, 22:00 WIB
Mundurnya Sang Bintang Tunggal Putri Diklaim Bikin Piala Thomas dan Uber Kurang Menarik

PV Sindhu/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Serentetan penarikan telah memberikan pukulan telak pada kejuaraan Piala Thomas dan Uber 2020 yang akan datang di Aarhus, Denmark, dari 3-11 Oktober.

Juara dunia tunggal putri asal India, PV Sindhu telah menginformasikan kepada Federasi Badminton India (BAI) bahwa ia akan melewatkan kejuaraan Piala Uber karena "alasan pribadi".

Kabar tersebut datang hanya sehari setelah Taiwan mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengirimkan tim putra dan putri mereka ke kejuaraan beregu paling bergengsi di dunia itu. karena kekhawatiran Covid-19.

Taiwan memiliki tunggal putri peringkat 1 dunia yakni Tai Tzu Ying dan rekannya tunggal putra di tim nasional, Chou Tien Chen yang kini berada di peringkat 2 dunia.

Penarikan Sindhu merupakan pukulan baru bagi persiapan India karena mereka kemungkinan besar akan tanpa bintang ganda putra peringkat 10 dunia, Satwiksairaj Rankireddy, yang dinyatakan positif Covid-19 pekan lalu.

Sebelum penarikan ini, sudah ada kekhawatiran tentang juara bertahan Piala Thomas China yang mungkin melewatkan kejuaraan jika gagal mendapatkan persetujuan dari pemerintah China untuk bepergian.

Diketahui bahwa Korea Selatan dan Australia juga menghadapi kesulitan yang sama dan menunggu persetujuan dari pemerintah mereka.

Federasi Badminton Dunia (BWF) tentunya akan berkeringat atas perkembangan ini karena mereka bermaksud menghidupkan kembali musim yang ditangguhkan dengan digelarnya kejuaraan ini, diikuti oleh dua turnamen Open di Denmark.

Badan dunia itu bahkan berhasil mencapai kesepakatan dengan pemerintah Denmark untuk mengizinkan para peserta memasuki negara itu tanpa harus menjalani karantina.

Selain itu, BWF juga telah menetapkan Standar Prosedur Operasional (SOP) untuk meminimalkan risiko infeksi.

Namun, Federasi Badminton Malaysia (BAM) masih berpegang pada rencana mereka untuk mengirim pebulutangkisnya ke Denmark.

Pelatih kepala tim nasional, Wong Choong Hann yakin orang Malaysia tahu bagaimana menangani diri mereka sendiri selama masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.

“Saya pikir masuk akal bagi para pemain untuk merasa tidak nyaman dengan situasi saat ini,” kata Choong Hann.

“Itu sebabnya kami mengundang seorang pejabat BWF untuk menjelaskan SOP yang akan mereka lakukan di Denmark untuk memberi mereka ketenangan pikiran."

“Faktanya, kami menemukan beberapa celah dalam SOP dan kami telah menyampaikan umpan balik kami ke BWF. Kami terus berkomunikasi dengan badan dunia untuk memastikan bahwa kesehatan dan kesejahteraan tim kami terjaga," ungkap Choong Hann.

“Bukan hanya para atlet, tetapi semua orang akan khawatir tentang virus sampai vaksin ditemukan. “Yang bisa kita lakukan hanyalah melindungi diri kita sendiri dengan menjaga kebersihan kita sendiri dan mematuhi SOP. Kemudian risiko infeksi kita bisa sangat berkurang."

“Semua pemain kami profesional dan saya yakin mereka akan tetap termotivasi dan hanya berpikir untuk tampil begitu mereka di lapangan," tambah Choong Hann.

Artikel Tag: PV Sindhu, Tai Tzu Ying, Chou Tien Chen, Piala Thomas 2020, Piala Uber 2020

1583  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini