Meski Dianggap Sukses, Penyelenggaraan All England Tetap Dapat Kecaman

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 19 Mar 2020, 17:00 WIB
Meski Dianggap Sukses, Penyelenggaraan All England Tetap Dapat Kecaman

Saina Nehwal/[Foto:Times of India]

Berita Badminton : Mantan pemain peringkat 1 dunia asal India, Saina Nehwal menuduh penyelenggara kejuaraan All England bahwa mereka memilih untuk memprioritaskan manfaat finansial daripada kesejahteraan para pemain meskipun ada ketakutan COVID-19 yang sedang berlangsung.

All England Open World Tour Super 1000 adalah salah satu dari sedikit turnamen olahraga yang berlangsung pada saat dunia olahraga terhenti karena pandemi virus corona.

"Satu-satunya hal yang dapat saya pikirkan adalah bahwa daripada kesejahteraan pemain dan perasaan, alasan finansial lebih penting. Jika tidak, tidak ada alasan lain untuk #AllEnglandOpen2020 berlangsung minggu lalu .." tulisnya di Twitter (18/3).

Saina merespons kepada pelatih Denmark, Mads Conrad Peterson, yang juga mengkritik penyelenggara acara.

"Dengan dunia ditutup karena virus corona, saya menjadi khawatir dan malu bahwa All England dimainkan di bawah standar yang sepenuhnya normal. Ini bisa memakan waktu hingga 14 hari sebelum Anda merasa sakit. Tidak dapat membantu untuk sedikit gugup :( Keputusan yang mengerikan," keluhnya.

Saina juga mendapat dukungan dari sesama pemain India yakni Ashwini Ponnappa dan Parupalli Kashyap.

"Tepat .. tidak bisa mengerti bagaimana itu terjadi dan bagaimana kami semua berada di bawah tekanan untuk memainkan acara tersebut," ungkap Kashyap.

Peluang Saina untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 semakin sulit setelah dia kandas pada putaran pertama di Kejuaraan All England pekan lalu, setelah kalah dari musuh bebuyutannya asal Jepang, Akane Yamaguchi. Sementara itu, PV Sindhu, juga kalah dari Nozomi Okuhara asal Jepang di babak perempat final.

Artikel Tag: saina nehwal, Parupalli Kashyap, Mads Conrad Peterson, All England 2020

712  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini