Malaysia Masters 2020: Saina Nehwal Beberkan Strategi Jitu Mengalahkan An Se Young

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 10 Jan 2020, 15:30 WIB
Malaysia Masters 2020: Saina Nehwal Beberkan Strategi Jitu Mengalahkan An Se Young

Saina Nehwal/[Foto:Times of India]

Berita Badminton : Sudah berbulan-bulan dan hampir setahun sejak Saina Nehwal terakhir kali mengalahkan pemain peringkat 10 besar dunia. Kali ini, Ia berhasil mengalahkan bintang muda Korea Selatan yang tengah naik daun peringkat 7 dunia, An Se Young di babak kedua Malaysia Masters 2020 dan kelegaan itu jelas terlihat.

"Permainan saya bagus kali ini. Saya bergerak dengan baik. Jarang saya bergerak dengan baik saat ini,” kata Nehwal, dengan penekanan yang telah lama hilang.

Apa yang mungkin berhasil baginya adalah istirahat dari turnamen setelah Hong Kong Open, yang ia habiskan untuk merenung dan mengerjakan permainannya.

“Saya merindukan Syed Modi (Kejuaraan) dan Korea Master, saya pikir saya harus beristirahat dan berpikir tentang apa yang bisa saya lakukan dan bagaimana saya bisa kembali. Tiga empat minggu itu membantu saya memikirkan banyak hal dan memulai latihan. Kadang-kadang Anda kehilangan kepercayaan diri dan Anda tidak ingin bermain setelah kalah begitu banyak di putaran pertama," ungkapnya.

Ada beberapa hasil yang kurang memuaskan tahun lalu. Setelah gelar Indonesia Masters, ia berada di empat perempat final, tetapi menjadi korban babak pertama atau kedua dalam sembilan turnamen. Dia tidak terlalu beruntung dengan para pemain top. Pemain terakhir yang dikalahkannya dalam pertandingan adalah He Bing Jiao, di semifinal Indonesia Masters Januari lalu. Hasilnya di paruh kedua 2019 jauh berbeda dari ketika dia dalam performa terbaiknya, yang secara konsisten dapat menantang gelar.

"Terkadang itu sebuah misteri, Anda tidak menemukan jawaban mengapa itu terjadi," kata Nehwal.

“Kadang-kadang Anda menemukan ritme dan mengalahkan para pemain tangguh itu. Itu terjadi, kadang-kadang kekalahan telak datang. Tidak ada yang bisa memainkan turnamen 12-13 dengan sempurna. Ini jelas merupakan kompetisi yang sulit. Empat-lima tahun terakhir sektor ini menjadi semakin kuat. Sebelumnya Anda bisa berpikir untuk meraih perempat final, tetapi sekarang dari putaran pertama itu sendiri kompetisi kian sulit."

“Yang penting adalah mengalahkan para pemain bagus dan melakukannya dengan baik di turnamen, dan kemudian Anda bisa memikirkan Olimpiade. Saya telah memainkan tiga Olimpiade dan yang penting adalah apakah saya akan bisa mengalahkan para pemain bagus itu atau tidak. Saya perlu memiliki kepercayaan diri untuk mengalahkan beberapa dari mereka, maka kualifikasi akan memberi saya lebih banyak kebahagiaan,” Saina menambahkan.

Adapun An Se Young, yang mengalahkannya terakhir kali di perempat final French Open dan kemudian mengejutkan Carolina Marin di final, Nehwal mengungkapkan pujian tinggi. Dia memang menemukan permainan untuk menggagalkan pemain muda itu, tetapi Nehwal yakin An Se Young akan terus menjadi lebih baik.

“Dia adalah pemain yang serba bisa. Jika Anda banyak menyerang dia, dia sangat nyaman, dia sangat baik. Tetapi jika Anda tetap dengan dia, terus bermain, saat itulah dia lengah. Itulah yang saya sadari. Itu tidak akan selalu terjadi, tetapi Anda harus tetap berpegang pada itu, kalau tidak, sulit untuk mengalahkan seseorang yang memiliki permainan lengkap seperti dia. Dia bagus dalam pergerakan, dia bagus dalam pertahanan, dia juga memiliki pukulan yang tajam. Jadi, Anda harus benar-benar baik untuk tetap dengannya," katanya.

"Dia seperti Bae Yeon Ju, Wang Shixian. Seperti Akane Yamaguchi , dia ingin tetap bersamamu, membuatmu lelah. Dia memiliki masa depan yang hebat, pasti," puji Nehwal.

Artikel Tag: saina nehwal, An Se Young, Malaysia Masters 2020

2849  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini