Malaysia Juga Diharapkan Segera Mundur Dari Piala Thomas Uber

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 15 Sep 2020, 02:30 WIB
Boon Heong Berharap Malaysia Mundur Dari Piala Thomas Uber

Tan Boon Heong/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Mantan pebulutangkis internasional, Tan Boon Heong sangat yakin Malaysia tidak akan mengirim tim ke kejuaraan Piala Thomas Uber di Aarhus, Denmark, dari 3-11 Oktober mengingat pandemi Covid-19 yang semakin meningkat.

Boon Heong yang berusia 32 tahun, yang memenangkan gelar ganda putra di All England bersama Koo Kien Keat pada tahun 2007, berbicara menentang sikap Federasi Badminton Malaysia (BAM) untuk pergi ke kejuaraan meskipun ada ancaman virus.

Indonesia, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, dan Australia telah mengumumkan keputusan mereka untuk mundur dari Piala Thomas Uber, tetapi BAM menyatakan bahwa tim nasional akan terus menjadi bagian dari turnamen kecuali jika dibatalkan.

Tan Boon Heong, yang pernah tampil di Piala Thomas sebanyak enam kali, tidak melihat nilai bermain di kejuaraan di bawah standar dan mengekspos kesehatan anggota tim nasional pada risiko yang tidak perlu.

“Setiap orang prihatin tentang keselamatan mereka, dan itulah alasan mengapa begitu banyak tim mengundurkan diri,” kata Boon Heong, yang membantu Malaysia menjadi runner-up pada Piala Thomas edisi New Delhi 2014.

“Tapi Malaysia tetap ngotot bersaing. Saya tidak tahu apakah itu hal yang benar untuk dilakukan karena kesehatan harus selalu menjadi prioritas ... kita hanya punya satu kehidupan."

“Mundurnya tim-tim papan atas seperti Indonesia dan Korea Selatan pasti akan meningkatkan peluang kami untuk merebut kembali Piala Thomas, tetapi itu tidak akan memberi kami perasaan puas."

“Olahragawan sejati bangga dengan kompetisi yang mereka ikuti dan mereka ingin bermain di final yang menampilkan tim-tim terbaik dunia, tidak kurang,” tambah peraih medali emas Asian Games 2006 bersama Kien Keat.

Boon Heong mengakui bahwa itu akan menjadi panggilan yang sulit jika dia berada di posisi pemain saat ini.

“Saat negara membutuhkanmu, kamu harus melakukannya,” kata Tan Boon Heong.

“Ini sulit tetapi Anda harus menghadapinya. Bayangkan jika saya masih pemain nasional, saya pasti akan memberikan yang terbaik untuk negara, jika saya dipanggil untuk bermain. Tapi akan sulit untuk fokus 100% bermain tanpa terganggu oleh rasa takut tertular virus," tambah Boon Heong.

Sementara itu, dewan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mengadakan pertemuan darurat virtual mereka kemarin untuk membahas nasib kejuaraan menyusul penarikan tim tetapi tidak ada rincian yang tersedia pada saat pers.

Manajer komunikasi dan media BWF Lloyd Green, ketika dihubungi, mengatakan sebuah pernyataan akan dikeluarkan setelah semuanya siap.

Artikel Tag: Tan Boon Heong, Malaysia, Piala Thomas 2020, Piala Uber 2020

567  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini