Malaysia dan Indonesia Dukung Penuh Thailand Jadi Tuan Rumah BWF Tour Asia

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 25 Sep 2020, 15:00 WIB
Malaysia Indonesia Dukung Penuh Thailand Gelar BWF Tour Asia

Kevin-Marcus-Aaron-Wooi Yik/[Foto:Badmintonthaitoday]

Berita Badminton : Dua negara serumpun, Malaysia dan Indonesia dipastikan akan mendukung penuh Thailand untuk menjadi tuan rumah kompetisi BWF Tour Asia yang rencananya akan digelar pada November mendatang.

Setelah Federasi Badminton Dunia (BWF) mengumumkan pembatalan dan penundaan beberapa turnamen bulu tangkis, semula hanya tersisa 6 turnamen untuk bulan Oktober dan November, namun pada akhirnya program bulan Oktober ditinggal dengan Danisa Denmark Open I 2020 pada 13-18 Oktober yang akan diadakan, dan pembatalan TOTAL BWF Piala Thomas & Uber 2020 dan Victor Denmark Masters 2020.

Sementara itu tiga acara lainnya pada bulan November dijadwalkan berlangsung Asia Open I 2020 pada 10-15 November, Asia Open II 2020 pada 17-22 November. Dan untuk menutup tahun ini adalah HSBC BWF World Tour Finals 2020 pada 25-29 November, namun tuan rumah ketiga Tour Asia belum ditentukan kemana harus bersaing.

Mengenai kompetisi Leg Asia, Wong Choong Hann, pelatih kepala Federasi Badminton Malaysia mengomentari itu secara pribadi, dia melihat negara yang paling cocok menjadi tuan rumah BWF Tour Asia adalah Thailand yang terbukti memiliki salah satu sistem pengelolaan COVID-19 terbaik di dunia.

Mantan pemain peringkat 1 dunia itu juga mengindikasikan bahwa Thailand dapat merencanakan untuk melindungi COVID-19 dengan baik dan percaya Thailand jika terpilih sebagai tuan rumah, bisa mengatur area untuk atlet dan peserta kompetisi seperti perencanaan di atas kertas, tentunya.

"Jika Thailand disetujui oleh Federasi Badminton Dunia Kami pasti akan mengirim tim kami ke kompetisi, ” kata Wong Choong Hann.

Disatu sisi Bambang Rudy Roedyanto, Kepala Hubungan Internasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengomentari bahwa Thailand dapat menjadi tuan rumah kompetisi pada saat semua negara mengkhawatirkan COVID-19, tetapi pemerintah Thailand harus memastikan bahwa situasi politik bisa ditangani, seperti demo yang terjadi pada akhir pekan lalu di Bangkok.

“Sementara situasi wabah COVID-19 bisa dikendalikan dengan baik di Negeri Gajah Putih. Tapi saya tidak bisa mengatakan apakah situasi politik di Thailand akan mempengaruhi atau tidak," kata Bambang

Namun, masih terlalu dini untuk mengantisipasi apa yang akan mempengaruhi harapan Federasi Badminton Thailand untuk menawarkan petunjuk untuk membawa tingkat persaingan yang tinggi ini ke negara ini? Tapi ini adalah salah satu faktor kunci yang harus diperhatikan BWF dan penyelenggara turnamen.

Namun, poin penting lain yang dilihat Bambang Rudy Roedyanto apakah kompetisi akan diadakan atau tidak tergantung pada daftar pemain bulu tangkis kelas dunia, BWF bisa saja membatalkan turnamen jika tak ada pemain top yang bersaing.

"Memiliki pemain top untuk bersaing Itu akan menjadi kunci pertandingan atau tidak,” tambah Bambang yang juga merupakan Ketua Panitia Badminton Asia.

Namun dia menegaskan bahwa Malaysia dan Indonesia telah mengumumkan kesediaan untuk mengirim pemain untuk bertanding jika Thailand mendapatkan lampu hijau dari Federassi untuk menjadi tuan rumah Tour Asia.

Artikel Tag: Malaysia, Indonesia, thailand, BWF, Asia

1199  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini