Malaysia Berharap Kepada Pelatih Asal Indonesia untuk Tingkatkan Kualitas Ganda Campuran

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 28 Mei 2020, 05:00 WIB
Malaysia Berharap Kepada Pelatih Asal Indonesia untuk Tingkatkan Kualitas Ganda Campuran

Paulus Firman-Wong Choong Hann/[Foto:NST]

Berita Badminton: Paulus Firman asal Indonesia pasti akan menjadi salah satu pelatih yang paling dicari di dunia jika ia dapat menginspirasi pasangan ganda campuran, Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai untuk kejayaan Olimpiade Tokyo tahun depan.

Selama satu tahun terakhir, Paulus, yang bergabung kembali dengan BAM pada 2018, membimbing pasangan ganda putra, Aaron Chia/Soh Wooi Yik ke final All England pertama mereka, sebuah terobosan dalam peringkat dunia, dan medali emas Sea Games 2019.

Paulus, yang berulang tahun ke-52 tahun pada Senin (26/5), sekarang diharapkan melakukan hal yang sama, jika tidak lebih baik, setelah ia ditunjuk menjadi pelatih kepala ganda campuran.

"Kami semua tahu pelatih Paulus. Kami sudah berada di dekatnya untuk beberapa waktu. Kami mungkin tidak terlalu akrab dengan rezim kepelatihannya, tetapi dia telah membantu kami," kata Shevon, dikutip dari NST.

"Tidak ada keraguan bahwa dia adalah pelatih yang baik dan kami memiliki kepercayaan penuh padanya. Kami berharap masukannya akan meningkatkan permainan kami satu atau dua tingkat," tambahnya.

Paulus bukanlah orang asing di arena ganda campuran karena ia merupakan mantan tim nasional Indonesia pada 1990-an sebelum membantu Imelda Wiguna sebagai asisten pelatih.

Setelah melayani sektor ganda putra Malaysia selama 10 bulan pada tahun 2013, Paulus pergi untuk menjadi pelatih tim nasional Filipina, sebelum kembali lagi ke Kuala Lumpur.

Setelah menolak tawaran pelatih dari tim nasional Amerika Serikat, Paulus memperpanjang kontraknya untuk dua tahun lagi pada bulan lalu.

Saat ia bersiap untuk melanjutkan tugas sebagai pelatih ganda campuran pada 1 Juni, mantan junior Paulus di Timnas Indonesia, Flandy Limpele akan bertanggung jawab atas skuad ganda putra.

"Saya sudah kenal Flandy sejak saya bermain dan sebagai pelatih di Indonesia. Saya juga melatihnya untuk sementara waktu ketika saya menjadi asisten Imelda," kata Paulus.

"Sebagai pelatih profesional, saya seperti seorang prajurit. Taruh saya di mana saja, dan saya akan melakukan yang terbaik untuk itu," lanjut Paulus.

Selain ingin melihat Soon Huat/Shevon membuat debut Olimpiade mereka tahun depan, Paulus juga bertekad untuk meningkatkan level pasangan pendukung, Hoo Pang Ron/Cheah Yee See dan Chen Tang Jie/Peck Yen Wei.

Pasangan peringkat 11 dunia, Tan Kiang Meng/Lai Pei Jing adalah pasangan teratas lainnya di bawah bimbingan Paulus.

Artikel Tag: Paulus Firman, Shevon Jemie Lai, bam, olimpiade tokyo 2020

813  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini