Legenda Malaysia Meyakini Indonesia Akan Bangkit di Piala Thomas

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 09 Okt 2021, 14:30 WIB
Legenda Malaysia Meyakini Indonesia Akan Bangkit di Piala Thomas

Kevin Sanjaya-Marcus Gideon/[Foto:PBSI]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Pemain tunggal dan ganda putra papan atas Indonesia kecewa setelah mendapat pukulan menyakitkan di dua event besar terakhir, namun berharap mereka bisa membalas di kejuaraan Piala Thomas tahun ini. 

Dan legenda tunggal putra Malaysia, Datuk Rashid Sidek ingin tim Malaysia bersiap untuk serangan balik.

Pemain tunggal putra nomor 5 dunia, Anthony Sinisuka Ginting, pasangan nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo serta veteran sukses Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan adalah kebanggaan dan kegembiraan Indonesia tetapi mereka gagal dalam dua bulan terakhir.

Rekor tak terkalahkan Anthony Ginting yang berusia 25 tahun melawan Lee Zii Jia terhenti pada pertandingan perempat final Piala Sudirman di Finlandia dua minggu lalu.

Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu menyerah dalam game langsung untuk pertama kalinya dalam empat pertemuan melawan wakil Malaysia yang bersemangat.

Sektor ganda putra mereka mendapat pukulan lebih berat dari pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang mengalahkan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra dalam perjalanan untuk memenangkan perunggu di Olimpiade Tokyo.

Di Piala Sudirman, mereka menunjukkan kemenangan bukan kebetulan dengan mengungguli Marcus-Kevin secara straight game.

“Jika Malaysia akan bertemu Indonesia di final Piala Thomas, para pemain ini pasti akan bertemu lagi. Dan percayalah, kali ini akan berbeda. Saya yakin Indonesia akan bangkit kembali dengan lebih kuat,” kata Rashid.

“Mereka pasti mengincar balas dendam. Para pemain kami tidak boleh memberikan tekanan yang tidak semestinya pada diri mereka sendiri. Bersiaplah untuk pertandingan yang lebih lama dan lebih sulit.”

Berdasarkan peringkat dunia dan performa sebelumnya, Indonesia lebih unggul dari Malaysia dalam hal kedalaman skuat, tetapi Rashid tidak ingin mengesampingkan kekecewaan besar.

“Sebagian besar pemain Indonesia berpengalaman. Mereka tahu apa yang dipertaruhkan dalam acara beregu. Sedangkan untuk tim kami, sebagian besar adalah first-timer,” kata Rashid.

Pemain debutan Cheam June Wei diperkirakan akan menghadapi Jonatan Christie yang berpengalaman sementara Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani mungkin bertemu Ahsan-Hendra atau mungkin akan membuat kejutan dengan menurunkan pasangan peringkat 7 dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Tunggal ketiga bisa jadi antara Ng Tze Yong melawan Shesar Hiren Rhustavito.

“Tapi pemain kami juga pejuang. Mereka menunjukkannya di Piala Sudirman baru-baru ini. Dalam acara tim besar seperti Piala Thomas, semangat tim sudah cukup untuk mengacaukan formbook.”

Rashid mengetahuinya karena dia adalah salah satu anggota tim yang memenangkan Final Piala Thomas 1992.

“Kami mengalahkan China dan Indonesia, tim yang dianggap favorit. Karena itu, saya juga tampil di bawah standar di Final Piala Thomas 1990 dan acara beregu Asian Games juga,” katanya.

“Saya berharap para pemain tidak akan terlalu keras pada diri mereka sendiri ketika mereka mengalami hari yang buruk. Yang penting adalah bangkit kembali dan fokus pada permainan mereka. Jangan tertekan oleh apa yang orang lain katakan. Ada strategi yang terlibat dalam acara tim dan mudah-mudahan, kami akan menurunkan pemain yang tepat di posisi yang tepat,” pungkasnya. 

Artikel Tag: Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Piala Thomas 2020

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/legenda-malaysia-meyakini-indonesia-akan-bangkit-di-piala-thomas
1395  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini