Kento Momota Sumbangkan Sebagian Gajinya Untuk Perangi Pandemi Covid-19

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 20 Mei 2020, 18:30 WIB
Kento Momota Sumbangkan Sebagian Gajinya Untuk Perangi Pandemi Covid-19

Kento Momota/[Foto:SinaSports]

Berita Badminton : Pebulutangkis tunggal putra peringkat 1 dunia, Kento Momota menyumbangkan sekitar 10 % dari total bonus tahunan yang diterimanya tahun lalu untuk membantu negara memerangi pandemi Covid-19.

Media Jepang melaporkan bahwa Momota menyumbangkan uang sebesar 5 juta yen atau berkisar 685 juta rupiah kepada Tokyo Medical Association, yang berada di garis depan dalam perang melawan penyakit ini, melalui afiliasi UDN SPORTS, dan juga menyumbangkan 200.000 masker kepada para pelajar dan staf medis di seluruh negeri.

"Saya telah memikirkan, selain membagikan masker dan berinteraksi dengan penggemar, apa yang dapat saya lakukan? Saya berharap dapat memberikan bantuan kepada para pekerja medis, jadi saya menyumbang melalui Asosiasi Medis Tokyo. Saya akan terus meneruskan mimpi dan harapan melalui bulu tangkis," kata Momota dalam sebuah pernyataan.

Patut disebutkan bahwa sumbangan ini berasal dari dana pribadi Momota. Media Jepang juga melaporkan bahwa 10% dari hadiah 500.000 dolar AS atau berkisar 7,5 miliar rupiah yang dimenangkan oleh Momota tahun lalu akan diserahkan kepada Federasi Badminton Jepang (NBA).

Momota yang berusia 25 tahun memenangkan 11 kejuaraan tahun lalu, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Lee Chong Wei saat kemenangan 10 kejuaraan dalam satu musim tahun 2010 lalu, memenangkan total 500.000 dolar AS (sekitar 55,75 juta yen) dalam hadiah uang.

Staf Federasi Badminton Jepang mengatakan bahwa Momota dan Akane Yamaguchi yang mendapat bonus tahun lalu, mencetak rekor untuk pemain bulu tangkis Jepang.

Dua puluh tahun yang lalu, pemain bulu tangkis top Jepang hampir tidak bisa mendapatkan 1 juta yen setahun. Sekarang bonus bulu tangkis dan daya saing pemain Jepang telah meningkat, bonus secara alami akan naik.

Media Jepang mengatakan bahwa gaji tahunan rata-rata pemain baseball profesional di Jepang hanya 39,85 juta yen atau 5,4 miliar tahun lalu, pendapatan Momoda tahun lalu melebihi standar rata-rata ini, bahkan Federasi Badminton Dunia memuji Momoda sebagai "pemain paling sukses" pada 2019.

Akane Yamaguchi yang berusia 22 tahun memperoleh 27,41 juta yen atau berkisar 3,7 miliar tahun lalu, yang juga lebih tinggi dari gaji tahunan rata-rata pemain softball profesional Jepang 26,54 juta yen atau berkisar 3,6 miliar rupiah.

Menurut peraturan Federasi Badminton Jepang, setiap pemain harus membayar 10% uang hadiah dari kompetisi internasional kepada badan nasional.

Artikel Tag: kento momota, Akane Yamaguchi, nozomi okuhara, Pandemi Covid-19, Badminton Jepang

476  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini