Karir Meroket Lakshya Sen, Pemain Muda Potensial Asal India

Penulis: Yusuf Efendi
Sabtu 28 Mei 2022, 15:00 WIB
Lakshya Sen, Pemain Muda Potensial Asal India

Lakshya Sen/[Foto:AFP]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Dalam karirnya yang singkat, pebulutangkis tunggal putra asal India, Lakshya Sen telah memenangkan medali perunggu kejuaraan dunia dan medali perak Olimpiade Pemuda.

Pertumbuhan pesat Lakshya Sen di dunia bulu tangkis tidak kalah cepatnya. Dari seorang anak yang berlaga di tingkat junior belum lama ini, Lakshya Sen kini telah mengalahkan para legenda olahraga dan meraih medali di tingkat tertinggi, muncul sebagai poster boy bulu tangkis India.

Stok pemain muda naik secara eksponensial pada tahun 2021 ketika Sen mulai mengejutkan lawan-lawan berperingkat lebih tinggi secara teratur dan mencapai podium secara konsisten.

Baru berusia 20 tahun, Sen sudah tampil impresif sejak awal karirnya. Dia pertama kali merasakan kejayaan pada tahun 2014 ketika dia memenangkan Swiss Junior International.

Dari turnamen di Basel hingga hari ini, pebulu tangkis muda ini telah memenangkan banyak trofi dan medali. Berikut kilas balik pencapaian Lakshya Sen.

Lakshya Sen telah menjadi headline di sirkuit junior selama beberapa waktu dan telah menjadi nomor 1 dunia junior pada Februari 2017.

Setelah tersendat di babak semifinal Asian Junior Championships 2016, Sen masuk ke ajang 2018 di Jakarta, Indonesia sebagai unggulan keenam.

Pemain India itu mendominasi di ajang tersebut sebelum bertemu dengan juara dunia junior Kunlavut Vitidsarn dari Thailand di final yang berlangsung sengit.

Lakshya Sen berhasil menang 21-19 dan 21-18 untuk pertama kalinya menjuarai Asian Junior Championship. Itu membuatnya menjadi pemain India pertama yang memenangkan gelar kontinental junior dalam 53 tahun. Gautam Thakkar telah mencapai prestasi itu pada tahun 1965.

Medali perak di Youth Olympics 2018

Harapan yang tinggi dari Lakshya Sen setelah kemenangannya di event kontinental.

Unggulan keempat di Olimpiade Pemuda Buenos Aires pada 2018, Sen memuncaki grupnya dengan mengalahkan ketiga lawannya secara langsung untuk mengamankan tempat di perempat final.

Sen menyingkirkan Ikhsan Rumbay di kuarter sebelum menghadapi tantangan berat dari Kodai Naraoka di semifinal. Pemain India itu kehilangan game pembuka tetapi bangkit kembali di dua game berikutnya untuk mencapai final Youth Olympics.

Wakil India tersandung ke Li Shifeng tapi kali ini Cina yang keluar di atas sebagai Lakshya Sen menetap untuk perak.

Laju impresif Sen berlanjut di Kejuaraan Dunia Junior 2018, di mana ia memenangkan medali perunggu.

Gelar BWF World Tour pertama di Dutch Open 2019

Tepat sebelum dunia terhenti karena pandemi COVID-19, Lakshya Sen menjadi terkenal di dunia internasional, beralih dari turnamen tingkat Tantangan ke Tur Dunia BWF.

Kemenangan pertama Sen di ajang BWF World Tour datang di Dutch Open 2019. Ia bukan unggulan di turnamen tersebut.

Pemain India itu mengalahkan juara Pan American Ygor Coelho dari Brasil dan Osleni Guerrero dari Kuba sebelum melawan talenta Jepang Yusuke Onodera di final ajang Super 100.

Pebulu tangkis India itu kemudian memenangkan turnamen Super 100 berturut-turut, dengan kemenangan di Saarlorlux Open. Kemenangan tersebut membantu Lakshya Sen menembus 50 besar peringkat dunia bulu tangkis untuk pertama kalinya.

Medali perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2021

Pada tahun 2021, Lakshya Sen mulai mencapai akhir turnamen besar secara konsisten dan menantang nama-nama terbesar di kompetisi.

Usai finis ketiga di BWF World Tour Final, Sen melanjutkan performa impresifnya di kejuaraan dunia 2021 di Huelva, Spanyol.

Melakukan debutnya di kejuaraan dunia, Sen yang tidak diunggulkan mengalahkan unggulan ke-15 Kenta Nishimoto, semifinalis Olimpiade Tokyo Kevin Cordon dan peraih medali Asia Zhao Jun Peng untuk mencapai semifinal.

Namun, impian itu berakhir di semifinal dengan kekalahan dari rekan senegaranya dan mantan peringkat 1 dunia, Kidambi Srikanth.

Karena kedua semifinalis yang kalah dianugerahi perunggu, Sen menjadi pemain India keempat yang memenangkan medali kejuaraan dunia bulu tangkis.

Medali perak di All England Open 2022

Lakshya Sen menambahkan medali lain ke kabinetnya yang cepat terisi dengan finis kedua yang bersejarah di Kejuaraan Bulu Tangkis All England 2022 yang bergengsi. Dia masuk ke turnamen sebagai pemain bulu tangkis nomor 1 India.

Sen mengalahkan peraih medali perunggu dunia Anders Antonsen dan juara bertahan Lee Zii Jia untuk menentukan gelar melawan peringkat 1 dunia dan juara Olimpiade Viktor Axelsen.

Seminggu sebelum final, Lakshya Sen mengalahkan Axelsen di German Open dan kembali bertarung dengan gagah berani di final All England Open.

Namun, Axelsen terlalu kuat untuk pemain muda India itu dan akhirnya memenangkan gelar. Namun demikian, Laskhya Sen mendapat pujian dari seluruh penggemar bulu tangkis untuk kampanyenya yang mengesankan.

Artikel Tag: Lakshya Sen, viktor axelsen, India

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/karir-meroket-lakshya-sen-pemain-muda-potensial-asal-india
1217  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini