Indra Wijaya Sabar Menunggu Kisona Pulih Dari Cedera

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 09 Okt 2020, 02:00 WIB
Indra Wijaya Sabar Menunggu Cederanya Kisona Selvaduray

Kisona Selvaduray/[Foto:Thestar]

Berita Badminton: Pelatih kepala tunggal putri tim nasional Malaysia asal Indonesia, Indra Wijaya percaya bahwa juara SEA Games, Kisona Selvaduray memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi pemain 10 besar dunia dan dia bertujuan untuk membantunya sampai kesana.

Tapi pelatih berusia 46 tahun itu tidak dapat berkomitmen pada kerangka waktu kapan Kisona akan mencapainya. Bisa dimengerti kenapa Indra Wijaya lebih memilih bermain aman karena atlet berusia 22 tahun itu saat ini sedang berjuang melawan cedera.

“Jika Anda bertanya kepada saya apakah dia memiliki kualitas untuk menjadi satu (pemain 10 besar dunia), saya akan menjawab ya,” kata Wijaya, mantan pemenang Piala Thomas.

“Tapi tidak sesederhana itu. Ada banyak faktor lain yang akan menentukan apakah dia berhasil atau tidak."

“Ini semua tentang proses untuk sampai ke sana. Dia telah melalui banyak cedera dan saya harus mengatakan ini adalah tantangan besar bagi saya," ungkap Wijaya.

Kisona saat ini sedang berjuang dengan paha depan yang ketat setelah berkompetisi di Piala Presiden, turnamen tim internal yang diselenggarakan oleh Federasi Badminton Malaysia (BAM), bulan lalu. Cedera yang sama juga membuatnya menarik diri dari BAM Invitational Championships pada Agustus.

“Ini bukan cedera besar tapi cukup menyebabkan gangguan pada program pelatihannya. Kami terpaksa mengurangi beban kerjanya karena tidak ada gunanya memaksanya jika kondisinya tidak baik.” Kisona telah disebut-sebut sebagai bintang yang sedang naik daun sejak 2014 tetapi beberapa cedera menahannya.

Yang terakhir adalah cedera lutut yang dideritanya setelah mempertahankan gelar Malaysia International Series di Penang pada November 2018. Ia kembali beraksi pada April tahun lalu. Dan kemudian, semuanya berjalan dengan baik.

Kisona Selvaduray memenangkan dua gelar, Hellas Open di Yunani pada bulan Agustus dan Sydney International pada bulan September serta mencapai semifinal Malaysia Internasional Series pada bulan Juni dan Bulgaria Terbuka pada bulan September.

Serangkaian hasil bagus membuatnya menggantikan Goh Jin Wei yang sakit dalam acara individu di SEA Games Filipina. Dia melanjutkan itu untuk mengejutkan semua orang dengan raihan medali emas.

Dan tiga bulan kemudian, pandemi Covid-19 membuat dunia olahraga terhenti dan dengan itu impian Kisona untuk lebih dikenal. Penangguhan yang berkepanjangan tidak datang pada saat yang lebih buruk karena dia secara bertahap mengembangkan permainannya dan berada di ambang membangun dirinya di dunia bulu tangkis.

Dalam satu-satunya tamasya tahun ini, Kisona membuktikan bahwa kesuksesannya di SEA Games bukanlah kebetulan ketika ia mengalahkan pemain nomor 19 dunia asal Jepang, Aya Ohori di babak grup Kejuaraan Beregu Asia pada bulan Februari.

Artikel Tag: indra wijaya, Kisona Selvaduray

1003  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini