Indonesia Meminta Izin Khusus Untuk Penerbangan ke Piala Thomas & Uber

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 11 Sep 2020, 13:00 WIB
Tim Thomas-Uber Indonesia Berharap Bisa Berangkat ke Denmark

Tim Thomas Indonesia/[Foto:PBSI]

Berita Badminton : Tim nasional bulu tangkis Indonesia sedang berusaha untuk meminta izin khusus dari pemerintah untuk bertanding di kejuaraan Piala Thomas & Uber 2020 yang akan berlangsung di Denmark.

Jumlah kasus Covid-19 telah melonjak di Indonesia dan pemerintah telah memutuskan untuk memberlakukan kembali perintah PSBB skala besar. Hingga Rabu (9/9) jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 1.347 orang.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan menghadiri serangkaian pertemuan darurat hari ini untuk melihat apakah mereka bisa mendapatkan izin dan dukungan untuk bertanding di Piala Thomas & Uber yang berlangsung di Aarhus, Denmark pada 3-11 Oktober.

Manajer Hubungan Internasional PBSI, Bambang Rudy Roedyanto, mengatakan bahwa pengumuman pembatasan publik di dalam negeri mulai Senin (14/9) menimbulkan persoalan pelik. Bambang, bagaimanapun, mengatakan mereka tidak akan menyerah.

“Kami ingin bersaing. Kami sudah mengirimkan entri kami ke penyelenggara. Bahkan para pemain kami telah mengikuti perlombaan simulasi untuk ajang tersebut,” kata Bambang.

“Tapi keputusan pemerintah kami kemarin (Rabu) telah membuat tantangan lebih keras. Kami seharusnya menerbitkan tiket penerbangan untuk para pemain hari ini."

“Kami sekarang harus menunggu karena pemerintah ingin orang-orang bekerja, belajar, dan berdoa di rumah. Perbatasan antar provinsi juga akan ditutup minggu depan, yang akan mempengaruhi pergerakan pemain kami," Bambang menambahkan.

Bambang berharap, pemerintah memberikan kelonggaran khusus bagi mereka karena Kejuaraan Piala Thomas dan Uber selalu menumbuhkan semangat patriotisme yang besar di kalangan masyarakat.

“Kami akan tahu besok apakah kami bisa pergi. Kami sangat berharap ada hasil yang positif,” imbuh Bambang.

Kejuaraan telah dilanda oleh penarikan dari Taiwan, Thailand dan Australia dan itu akan menjadi pukulan besar jika Indonesia, yang telah memenangkan Piala Thomas 13 kali dan Piala Uber tiga kali, gagal tampil di Kejuaraan beregu paling bergengsi di dunia itu.

Artikel Tag: PBSI, Piala Thomas 2020, Piala Uber 2020

6015  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini