Indonesia Batalkan Permohonan Jadi Tuan Rumah Turnamen Seri Asia

Penulis: Yusuf Efendi
Minggu 13 Sep 2020, 22:30 WIB
Indonesia Mundur DarI Tuan Rumah Tour Asia

Tim Thomas Indonesia/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Dengan pertimbangan situasi wabah pandemi Covid-19 di Dalam Negeri, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memutuskan untuk membatalkan permohonan menjadi tuan rumah turnamen Seri Asia World Tour Super 1000 yang rencananya akan digelar pada bulan November mendatang.

Setelah mundur dari kejuaraan bergengsi Piala Thomas dan Uber serta banyak negara yang menolak melakukan perjalanan ke Nusantara, PBSI memutuskan untuk mundur dari tuan rumah Seri Asia dan telah mengajukan permohonan kepada Federasi Badminton Dunia (BWF) pada hari ini (13/9).

Seperti diketahui bahwa ibu kota DKI Jakarta yang akan menjadi tuan rumah Turnamen Tour Asia, tengah mengalami lonjakan kasus positif Covid-19 yang membuat Pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PBSI) mulai Senin (14/9).

"Selain karena kondisi Covid-19, banyak calon negara peserta yang menolak untuk datang ke Indonesia, banyak juga negara yang sudah melarang warganya untuk bepergian ke negara ini," kata Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto.

"Melihat reaksi dari calon negara peserta, BWF kelihatannya akan menarik penawarannya dari Indonesia sebagai tuan rumah turnamen seri Asia, karena itu kami mengambil sikap untuk segera membatalkan rencana jadi tuan rumah, " lanjut Budiharto.

Dengan mundurnya Indonesia sebagai tuan rumah, Thailand diprediksi akan menjadi negara yang dipandang paling relevan untuk menyelenggaran Tour Asia.

Namun, Negeri Gajah Putih itu telah menutup seluruh perbatasan mereka yang membuat Ratchanock Intanon dan kawan-kawan harus mundur dari gelaran Piala Thomas dan Uber 2020 .

PBSI, sebelumnya, telah mengumumkan untuk mengundurkan diri pagelaran Piala Thomas dan Uber 2020, akibat pandemi COVID-19 yang masih belum terkendali.

Artikel Tag: Indonesia, World Tour, BWF

569  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini