Herry IP: Ada Hal Positif dari Hasil di Malaysia dan Singapura

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 18 Apr 2019, 19:45 WIB
Herry IP: Ada Hal Positif dari Hasil di Malaysia dan Singapura

Aryono Miranat-Herry Iman Pierngadi/[Foto:PBSI]

Berita Badminton: Setelah berhasil meraih gelar di All England Open 2019  melalui Ahsan/Hendra, ganda putra gagal meraih hasil terbaik di dua turnamen beruntun di Malaysia Open dan Singapore Open 2019 awal bulan ini. Meskipun begitu banyak hal positif yang ditunjukkan oleh para pemain Pelatnas terlepas gagalnya meraih gelar.

Hal itu diungkapkan oleh pelatih kepala ganda putra PP PBSI, Herry Iman Pierngadi yang mengatakan bahwa keberhasilan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengalahkan kompatriotnya di Pelatnas, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi di perempat final Malaysia Open cukup baik, apalagi itu adalah kemenangan perdana mereka setelah dalam tiga pertemuan sebelumnya menuai kekalahan, termasuk final Kejuaraan Asian Games 2018 lalu.

"Hasilnya memang kurang bagus, tapi ada satu kemajuan, 'pecah telor' kalau bahasa saya, untuk Fajar/Rian di delapan besar Malaysia Open 2019. Mereka bisa mengalahkan Kevin/Marcus, saya sebagai pelatih senang, karena ada kemajuan buat Fajar/Rian, karena skor pertemuan terakhir 3-0 untuk keunggulan Kevin/Marcus," kata Herry IP mengawali.

Sementara itu Kevin/Marcus mampu merespon kekalahannya dengan baik setelah menyingkirkan Fajar/Rian di perempat final Singapore Open pekan setelahnya. Namun sayang, di babak empat besar Kevin/Marcus gagal membendung laju pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, yang akhirnya keluar sebagai juara mengalahkan pasangan veteran, Ahsan/Hendra di partai puncak.

Herry mengakui bahwa Kevin/Marcus sedikit kehilangan gairah dan ambisi untuk menjadi juara. Meskipun begitu, Ia akan terus memantau anak asuhnya untuk tetap fight di setiap turnamen. Apalagi dua gelar mayor yakni Kejuaraan Dunia dan Olimpiade adalah target utama Kevin/Marcus yang belum diraih hingga kini.

"Kevin/Marcus karena sudah terbiasa menang, sehingga orang sudah terbius sama menang-menang, kalau kalah nggak boleh. Padahal kan mereka sudah fokus, jadi ada pressure harus menang. Kalau menurut saya, kekalahan mereka, ada positifnya juga. Kalau menang terus nanti saya malah khawatir di olimpiade, ya tapi kalau kalah terus juga nggak bagus," Herry menambahkan.

Turnamen terdekat skuat Pelatnas Cipayung adalah Kejuaraan Asia 2019 yang akan berlangsung pada 23 hingga 28 April 2019 mendatang di Wuhan, China.

Artikel Tag: Herry Iman Pierngadi, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, PBSI

1008  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini