Hendrawan Yakin Kepergian Lin Dan Tak Akan Mengurangi Kekuatan China

Penulis: Yusuf Efendi
Minggu 05 Jul 2020, 23:15 WIB
Hendrawan Yakin Kepergian Lin Dan Tak Akan Mengurangi Kekuatan China

Lin Dan/[Foto:NST]

Berita Badminton: Pelatih kepala tunggal putra tim nasional Malaysia asal Indonesia, Hendrawan tidak merasa pensiunnya Lin Dan akan meninggalkan kekosongan di tim nasional China.

Bintang legendaris China itu telah berjuang untuk berada di tempatnya dulu dan usia telah menyusulnya dalam dua tahun terakhir saat dia kalah dari lawan yang kurang dikenal.

Berada di peringkat 21 dunia, Lin Dan kini berada di urutan ketiga dalam urutan peringkat tunggal putra China dan hanya dua anak tangga di depan rekan senegaranya yang jauh lebih muda, Lu Guangyu.

Juara Olimpiade 2016, Chen Long adalah pemain tunggal putra China berperingkat tertinggi di urutan keenam diikuti oleh Shi Yuqi di posisi kedelapan dunia.

“Saya tidak berpikir pensiunnya Lin Dan akan mempengaruhi tim China terlalu banyak. Berdasarkan performa Lin Dan baru-baru ini, ia tidak lagi menjadi ancaman seperti dulu," kata Hendrawan, dikutip dari The Star.

"Tentu saja jika dia tidak pensiun, China akan menamainya untuk slot tunggal keempat untuk kejuaraan Piala Thomas di Denmark pada akhir tahun ini untuk pengalamannya, tetapi itu saja," tambah Hendrawan, yang merupakan salah satu pemain bulu tangkis top Indonesia dari generasinya.

Hendrawan menorehkan karier tinggi dengan menjadi juara dunia tunggal putra dalam edisi 2001 di Seville, Spanyol.

Hendrawan tidak pernah menghadapi Lin Dan ketika pemain China itu menjadi pemain kelas dunia.

Peraih medali perak Olimpiade Sydney itu pensiun dari bulu tangkis kompetitif pada tahun 2003 untuk membuka jalan bagi para pemain top seperti Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro untuk tampil membela Indonesia.

“Pemain top datang dan pergi. Ini sama untuk setiap negara bermain bulu tangkis utama tetapi selalu yang terbaik untuk menantikan generasi masa depan,” jelasnya.

Hendrawan sendiri memiliki tugas besar yang perlu dikhawatirkan. Dia harus melatih Lee Zii Jia untuk menjadi salah satu dari lima pemain top dunia sebelum Olimpiade Tokyo tahun depan.

Artikel Tag: hendrawan, lin dan, Chen Long, Olimpiade Tokyo 2021

907  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini