Gagal di Malaysia Masters, Pemain Malaysia Akan Tebus di Commonwealth Games

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 11 Jul 2022, 16:00 WIB
Gagal di Malaysia Masters, Pemain Malaysia Akan Tebus di Commonwealth Games

Pearly Tan-M Thinaah/[Foto:Thestar]

Ligaolahraga.com -

Berita Badminton : Pasangan Aaron Chia-Soh Wooi Yik dan Pearly Tan-M. Thinaah bersemangat untuk menebus kesalahan mereka di semifinal Malaysia Masters dengan meraih emas di Commonwealth Games tahun ini.

Direktur kepelatihan ganda Rexy Mainaky mengatakan bahwa tuntutannya tidak akan turun terlalu lama dan akan bangkit kembali saat mereka berusaha membawa kejayaan bagi negara itu di kejuaraan mulai dari 28 Juli-8 Agustus di Birmingham.

Baik Aaron-Wooi Yik dan Pearly-Thinaah akan melakukan debut mereka di kejuaraan empat tahunan.

“Saya yakin mereka sangat termotivasi untuk meraih emas di Commonwealth Games. Keduanya akan bermain di kejuaraan untuk pertama kalinya dan saya yakin tentang peluang mereka untuk mendapatkan medali emas, kata Rexy.

Namun, pelatih asal Indonesia itu mewaspadai tantangan yang akan dihadapi, terutama kepada Aaron/Wooi Yik.

“Tantang utama Aaron/Wooi Yik adalah peringkat 8 dunia asal India, Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty dan peringkat 16 dunia asal Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge.

“Adapun Pearly-Thinaah, mungkin ancaman terkuat mereka akan datang dari peringkat 14 dunia asal Inggris, Chloe Birch/Lauren Smith.”

Sementara itu, Rexy mengakui bahwa masalah yang sama yang telah mendera Aaron/Wooi Yik menyebabkan mereka jatuh lagi di semifinal di mana mereka kalah dari peringkat 5 dunia Indonesia Fajar Alfian/Rian Ardianto.

“Di sisi pelatih, kami sudah melakukan level terbaik kami dalam mempersiapkan pemain kami, tetapi mereka tidak bisa bergantung pada kami sendiri. Mereka perlu bermain tanpa tekanan dan memiliki mentalitas 'tidak ada beban'.

“Pemain Indonesia bisa melakukan itu tetapi pasangan kami cenderung terlalu banyak berpikir. Mereka ingin menang terlalu buruk dan ini sebenarnya tidak baik,” kata Rexy yang kecewa.

Sementara penantian gelar Aaron/Wooi Yik di turnamen Open mungkin menjadi perhatian, keberhasilan mereka dalam permainan multi-olahraga seperti merebut emas di SEA Games Filipina 2019 dan perunggu di Olimpiade Tokyo menandakan peluang mereka di Commonwealth Games.

Sementara itu, Rexy tampak lebih puas dengan penampilan Pearly-Thinaah di Malaysia Masters.

“Mereka telah tampil cukup baik. Mereka mengalahkan dua pasangan teratas (Pasangan peringkat 2 dunia asal Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dan juara Malaysia Open asal Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Ramadhanti) dalam perjalanan ke semifinal,” katanya.

“Mereka tidak bisa meniru penampilan itu melawan pasangan nomor satu dunia China Chen Qingchen/Jia Yifan di semifinal. Pasangan Cina lebih memegang kendali sementara Pearly-Thinaah secara mental tidak siap, terutama di game pertama ketika lawan mereka berlomba untuk memimpin.”

“Di set kedua, mereka mencoba menekan China tetapi akhirnya kalah tipis. Pearly-Thinaah bertemu dengan pasangan China untuk pertama kalinya, jadi semoga mereka bisa belajar dan berkembang dari ini," pungkasnya.

Artikel Tag: Malaysia, Commonwealth Games 2022, rexy mainaky

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/gagal-di-malaysia-masters-pemain-malaysia-akan-tebus-di-commonwealth-games
2149  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini