Choong Hann Berharap Lee Zii Jia Lebih Bijak

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 22 Apr 2019, 11:00 WIB
Choong Hann Berharap Lee Zii Jia Lebih Bijak

Lee Zii Jia/[Foto:Bernama]

Berita Badminton : Pelatih kepala Federasi Badminton Malaysia (BAM), Wong Choong Hann telah berbicara dengan Lee Zii Jia dan menyarankan untuk mengatasi rasa frustasi dan melewati rintangan dengan kedewasaan.

Pemain peringkat 22 dunia, Zii Jia mengungkapkan kekecewaannya di media sosial beberapa waktu lalu atas hasil buruk di beberapa turnamen terakhir dan ketidakadilan dari federasi hingga masalah keuangan.

"Ini adalah masalah internal dan Zii Jia tidak berhutang serta tidak terlibat skandal taruhan," kata Choong Hann.

"Namun, saya harus mengatakan bahwa ada pelanggaran perilaku selama turnamen. Zii Jia dan beberapa pemain lainnya sudah diberi peringatan oleh BAM."

"Semua pemain harus berperilaku profesional. Sama seperti ketika anda bekerja untuk majikan Anda harus mengikuti aturan dan perintah mereka," ungkapnya.

Choong Hann menambahkan bahwa Zii hanya perlu bertindak sedikit dewasa dan menggunakan pengalaman ini sebagai pelajaran di kemudian hari.

"Zii Jia harus meletakkan semua ini dan fokus pada latihan dan mulai mengembangkan dirinya menjadi pemain papan atas dunia. Cara Zii Jia memosting di media sosial kurang dewasa. Saya percaya ini adalah masalah generasi. Ketika saya aktif bermain, tidak ada yang seperti itu dan saya berharap dia belajar dari sini," tegas Choong Hann.

Choong Hann juga mengklarifikasi bahwa dicoretnya Zii Jia dari skuat Kejuaraan Asia di Wuhan minggu ini tidak ada hubungannya dengan masalah ini.

"Tidak, kami sudah merencanakan ini. BAM tidak menghukum Zii Jia dengan mencoretnya dari skuat Kejuaraan Asia. Sebagai gantinya, kami sudah mendaftarkan sang pemain di turnamen New Zealand Open yang akan menjadi turnamen pertama yang menawarkan poin kualifikasi Olimpiade," pungkasnya.

Artikel Tag: Lee Zii Jia, wong choong hann, bam

452  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini