Carolina Marin Akui Persaingan Sektor Tunggal Putri Sangat Ketat

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 07 Jan 2019, 22:00 WIB
Carolina Marin Akui Persaingan Sektor Tunggal Putri Sangat Ketat

Carolina Marin/[Foto:Times of India]

Berita Badminton: Pebulutangkis tunggal putri terbaik Eropa asal Spanyol, Carolina Marin, menganggap persaingan sektor tunggal putri sangat ketat dalam beberapa musim terakhir. Marin juga berpendapat bahwa level para pemain di peringkat 15 besar dunia juga tak jauh berbeda yang membuat peta persaingan kian kompetitif.

Carolina Marin telah mengukir sejarah dengan menjadi tunggal putri pertama yang memenangkan tiga gelar Kejuaraan Dunia, medali emas Olimpiade Rio dan tidak terkalahkan di kejuaraan Eropa. Pemain berusia 25 tahun itu adalah satu-satunya pemain Eropa yang masuk dalam peringkat teratas BWF, yang selebihnya didominasi oleh para pemain Asia.

Marin yang menganggap Rafael Nadal sebagai idolanya dan juga penggemar klub Barcelona FC, percaya bahwa persaingan tunggal putri sangat terbuka lebar dan 15 pemain rangking teratas memiliki level yang sama. Dia juga memuji Tai Tzu Ying yang mendominasi rangking teratas dalam tiga tahun terakhir.

Tzu Ying asal Taiwan telah menggebrak dunia bulutangkis, memenangkan 19 gelar di kompetisi BWF, kejuaraan kontinental, World Universiade, dan Asian Games.

“Dia (Tai) memiliki permainan yang sangat bagus dan memiliki banyak trik pukulan. Dia mempertahankan penampilannya sepanjang tahun. Bagi saya, sulit untuk mempertahankan performa saya di level tinggi sepanjang tahun, karena kami memiliki begitu banyak turnamen untuk dimainkan. Saya akan mencoba terus bugar tahun ini," kata Marin.

Marin, salah satu pemain kunci Pune 7Aces di PBL 2018/19, mengatakan bahwa memenangkan emas Olimpiade Rio adalah mimpi yang menjadi kenyataan, namun mengatakan bahwa mengantongi gelar tertinggi pada 2016 tidak berarti harus mempertahankan gelar di Tokyo tahun depan.

“Maksud saya adalah saya tidak perlu mempertahankan apa pun di Tokyo, meskipun saya ingin memenangkan medali emas Olimpiade lagi. Saya menang di Rio, tetapi Tokyo akan menjadi turnamen yang berbeda,” tambah Marin.

“Semua orang akan mempersiapkan tahun ini dan tahun depan untuk Olimpiade Tokyo. Jepang akan siap karena pertandingan akan dimainkan di negara mereka. Jadi, saya tahu bahwa saya harus siap untuk apa pun. Akane Yamaguchi dan Nozomi Okuhara benar-benar akan mempersiapkan diri dengan baik,” tegas juara dunia 2018 itu.

Artikel Tag: carolina marin, Tai Tzu Ying, nozomi okuhara, Akane Yamaguchi, olimpiade tokyo 2020

845  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini