BWF Pertimbangkan Format Cluster Untuk Kualifikasi Olimpiade Tahun Depan

Penulis: Yusuf Efendi
Jumat 02 Okt 2020, 00:00 WIB
BWF Pertimbangkan Format Cluster Untuk Kualifikasi Olimpiade

Podium Ganda Putra Indonesia Masters 2020/[Foto:PBSI]

Berita Badminton : Bergantung pada kesuksesan World Tour Asia di bulan Januari, Federasi Badminton Dunia (BWF) dapat mengadopsi format cluster yang sama untuk musim baru 2021.

Karena Covid-19 terus menjadi perhatian utama, turnamen yang merupakan bagian dari kualifikasi Olimpiade Tokyo kemungkinan besar akan dikelompokkan bersama di negara-negara tertentu.

Sebanyak 24 turnamen tahun ini telah ditunda atau dibatalkan karena pandemi. Jika semuanya berjalan lancar, kualifikasi Olimpiade akan berakhir pada 2 Mei.

Namun, semua ini akan bergantung pada keberhasilan Tour Asia di Bangkok, Thailand, yang terdiri dari dua turnamen Super 1000 dan World Tour Finals 2020.

"Kami sedang melihat apakah kami dapat mereplikasi itu ke dalam kelompok lebih lanjut tahun depan. Itu bagian dari latihan yang sedang kami lakukan saat ini," kata sekretaris jenderal BWF, Thomas Lund dalam pernyataan.

"Ini bisa menjadi cetak biru tentang bagaimana kami dapat melakukan turnamen di leg Asia, dan bagaimana kami dapat melanjutkannya di turnamen cluster selanjutnya."

"Tetapi ada kerumitan finansial yang sedang kami upayakan untuk melewatinya," tambah Lund.

Lund juga mencatat bahwa Tour Asia dipindahkan dari November tahun ini karena kendala waktu.

Sementara olahraga lain di seluruh dunia telah dilanjutkan selama beberapa bulan terakhir, BWF telah berjuang untuk membuat segalanya berjalan.

Denmark Open pada 13-18 Oktober akan menjadi satu-satunya turnamen tahun ini sejak penangguhan kalender World Tour pada Maret.

"Tantangannya tidak sebesar jika Anda tidak harus melewati begitu banyak batas negara. Dalam struktur turnamen normal, kami memiliki 300 hingga 400 pemain yang berasal dari 40 hingga 60 negara," katanya.

"Tantangan besar di sini adalah kami membutuhkan mereka keluar dari negara mereka, dan kemudian masuk ke negara tuan rumah dengan pembatasan karantina dan sebagainya, yang ditangani secara berbeda di tempat yang berbeda."

“Itu menciptakan kerumitan dalam mengumpulkan banyak orang di satu lokasi. Itulah yang kami coba jembatani dengan membuat klaster ini di Thailand, di mana kami bisa memainkan beberapa turnamen di lokasi yang sama,” pungkas Lund.

Di antara turnamen penting yang ditunda BWF tahun ini, yakni Malaysia, Jerman, Swiss, India, dan Singapura Open, serta kejuaraan kontinental acara antar benua di Asia dan Eropa.

Artikel Tag: BWF, Tour, olimpiade

695  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini