BAM Evaluasi Performa Para Pemain di BWF World Tour Asia

Penulis: Yusuf Efendi
Rabu 03 Feb 2021, 01:30 WIB
BAM Evaluasi Performa Para Pemain di BWF World Tour Asia

Chow Mei Kuan-Lee Meng Yean/[Foto:NST]

Berita Badminton : Meskipun ada beberapa hal positif dari BWF World Tour Asia baru-baru ini, Federasi Badminton Malaysia (BAM) harus memperhatikan dengan cermat beberapa pemain top mereka yang benar-benar melenceng dari target.

Namun, jangan lewatkan penampilan brilian Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean, Vivian Hoo/Yap Cheng Wen, dan Pearly Tan-M. Thinaah (ganda putri) yang semuanya tampil baik di Thailand Open dan BWF World Tour Finals.

Pasangan ganda campuran, Hoo Pang Ron-Peck Yen Wei juga tampil luar biasa dalam debut Super 1000 mereka saat mencapai semifinal Toyota Thailand Open.

Tapi penampilan buruk para pemain BAM di BWF World Tour seperti Lee Zii Jia (tunggal putra), Soniia Cheah (tunggal putri) dan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (ganda campuran) yang mengkhawatirkan.

Pemain nomor 10 dunia, Lee Zii Jia terlihat jauh dari yang terbaik yang membuatnya mencapai semifinal All England tahun lalu. Setelah tersingkir di perempat final Yonex Thailand Open, Zii Jia menyia-nyiakan keunggulan saat melawan pemain India, Sameer Verma untuk tersingkir pada putaran pertama yang memalukan di Thailand Open kedua.

Dan meskipun lolos ke World Tour Finals, Zii Jia menjadi pionir di Grup A, kalah dalam tiga pertandingannya dari Viktor Axelsen dari Denmark, Chou Tien Chen dari Taiwan dan Anthony Sinisuka Ginting dari Indonesia. Begitu buruk penampilannya, mantan pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei mengatakan bahwa Zii Jia merasa belum siap menjadi pemain nomor satu Malaysia.

Di tunggal putri, Soniia hampir tidak ada di kedua Thailand Open, kalah telak di putaran pertama masing-masing dari An Se Young dan Sung Ji Hyun dari Korea Selatan.

Di nomor ganda campuran, pemain nomor 11 dunia, Kian Meng/Pei Jing tidak memenuhi ekspektasi dan tersingkir lebih awal dari lawan Eropa di Thailand Open .

Kepala pelatih BAM, Wong Choong Hann mengakui bahwa banyak yang harus dilakukan, terutama untuk Lee Zii Jia jika dia ingin menantang gelar di masa depan.

"Penampilan Zii Jia di Bangkok pasti memberi kami peringatan, dan kami akan meninjau kembali kekurangan yang terjadi menjelang turnamen," kata Choong Hann.

Setelah kontingen bulutangkis kembali dari Bangkok, seluruh pemain, ofisial dan staf pelatih akan menjalani karantina wajib selama satu minggu sebelum kembali ke Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) di Bukit Kiara.

Gelembung berikutnya, yang menandai dimulainya musim 2021, akan berada di Eropa. Swiss Open akan dimulai pada 2-7 Maret, diikuti oleh Jerman Terbuka (9-14 Maret) dan All England (17-21 Maret).

Artikel Tag: BWF, World Tour, Lee Zii Jia, Thailand Open, bam

634  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini