Axelsen dan Marin Selamat Dari Ujian Besar di Bangkok

Penulis: Yusuf Efendi
Senin 18 Jan 2021, 16:00 WIB
Axelsen dan Marin Selamat Dari Ujian Besar di Bangkok

Carolina Marin/[Foto:Badmintoneurope]

Berita Badminton : Pemain top Eropa menandai kehadiran mereka sebagai kekuatan yang harus diperhitungkan dengan kemenangan mudah dari Dane Viktor Axelsen dan andalan Spanyol, Carolina Marin di Yonex Thailand Open yang berakhir di Bangkok kemarin (17/1).

Pemain nomor 4 dunia Axelsen menundukkan pemain senior Hong Kong, Angus Ng Ka Long 21-14 dan 21-14 di final tunggal putra. Itu adalah gelar ketiga juara dunia 2017 selama pandemi yang juga memenangkan Spanyol Masters pada Februari dan All England pada Maret tahun lalu.

Axelsen sangat senang bisa kembali dengan kemenangan setelah absen di Denmark Open Oktober lalu karena operasi pergelangan kaki ringan.

Terlepas dari absennya pemain nomor 1 dunia, Kento Momota asal Jepang, itu masih merupakan perjalanan yang meningkatkan kepercayaan diri saat Axelsen mengalahkan dua pemain Indonesia yang tangguh, Anthony Ginting dan Jonatan Christie dalam perjalanan menuju juara.

“Karena sudah lama tidak bermain, saya sangat senang bisa menang,” kata Axelsen.

“Ada tekanan, karena kamu tidak begitu yakin apakah kamu siap secara fisik dan mental, jadi menyenangkan bagiku untuk diuji di sini.”

Carolina Marin dari Spanyol berharap untuk menjaga momentum tersebut dalam dua minggu ke depan.

Marin juga akhirnya kembali ke jalur kemenangan ketika dia mengalahkan pemain nomor satu dunia, Tai Tzu Ying dari Taiwan 21-9 dan 21-16.

Peraih medali emas Olimpiade Rio, Marin, yang telah mencapai delapan semifinal sebelum kemenangan kemarin, sangat senang.

"Saya ingin menjaga momentum ini berlangsung selama dua minggu ke depan," kata Marin, yang juga juara dunia tiga kali.

“Saya merasa sangat senang bisa berubah pikiran dari tahun lalu. Saya mengalami tahun yang sulit secara pribadi pada tahun 2020, tetapi saya pulih dengan baik dan pikiran saya harus memutuskan apa yang saya inginkan untuk masa depan, apakah itu Olimpiade atau Kejuaraan Dunia,” tambahnya.

Pasangan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai membuat sorak-sorai pendukung tuan rumah Thailand dengan merebut gelar ganda campuran setelah mengalahkan juara All England, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dari Indonesa dengan 21-3, 20-22 dan 21-18.

Rekan senegaranya, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai gagal membuat kegembiraan ganda saat mereka kalah 15-21 dan 12-21 dari pasangan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di ganda putri.

Artikel Tag: victor axelsen, carolina marin, Thailand Open

762  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini