All England Tak Masuk Kualifikasi Olimpiade, Malaysia Tarik Sebagian Pemain

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 04 Feb 2021, 17:30 WIB
All England Tak Masuk Kualifikasi Olimpiade, Malaysia Tarik Sebagian Pemain

Aaron Chia-Woii Yik/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : All England mungkin merupakan turnamen paling bergengsi di antara tiga turnamen World Tour berturut-turut yang akan datang di Eropa, tetapi jangan heran jika beberapa pebulutangkis top Malaysia bukan bagian darinya.

Kepala pelatih Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) Wong Choong Hann telah mengisyaratkan bahwa turnamen tertua di dunia, yang dijadwalkan pada 16-21 Maret di Birmingham, bukan bagian bagi mereka yang masih mencalonkan diri untuk berlabuh kualifikasi Olimpiade.

Dan itu menunjukkan kemungkinan anggota senior seperti pasangan ganda campuran, Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie dan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing pulang lebih awal setelah menyelesaikan dua tugas pertama mereka di Swiss Open (2-7 Maret) dan German Open (9-14 Maret) yang merupakan kualifikasi Olimpiade.

BAM akan memilih untuk tidak memasukkan mereka ke All England karena tidak menawarkan poin peringkat Olimpiade. Kedua pasangan itu malah akan diminta mempersiapkan diri untuk kualifikasi berikutnya di Malaysia Open (31 Maret-4 April).

Soon Huat/Shevon dan Kian Meng/Pei Jing saat ini masing-masing berada di urutan ke-11 dan ke-13 dalam peringkat Race to Tokyo yang ditangguhkan dengan keduanya memiliki peluang matematis untuk menembus delapan besar untuk kemungkinan mengamankan representasi maksimum dua pasangan untuk Malaysia di Olimpiade.

Peraih medali perak Olimpiade Rio, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying saat ini berada di posisi yang tepat untuk meraih penampilan kedua berturut-turut mereka saat mereka duduk di urutan ketujuh dengan enam kualifikasi lagi yang tersisa termasuk Singapore Open (13-18 Mei), Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (dari 27 April- 2 Mei, tempat akan dikonfirmasi) dan India Open (11-16 Mei).

Hanya 16 pasangan teratas pada klasemen Race to Tokyo pada 18 Mei yang dapat berkompetisi di Tokyo, dengan batasan dua pasangan per negara jika keduanya berada di delapan besar Choong Hann mengatakan kalender sibuk menuntut perlunya merencanakan jadwal turnamen para pemain dengan bijak.

“Kami membutuhkan perencanaan strategis (turnamen) khusus untuk para pemain RTT (Road to Tokyo) kami karena agenda utamanya adalah membuat mereka lolos ke Olimpiade,” kata Choong Hann.

“Beberapa pemain mungkin tidak bersaing di ketiga turnamen di Eropa. Sayangnya, All England bukan salah satu kualifikasi. Bukannya kami tidak mengizinkan mereka bermain, tapi kami harus mempertimbangkan Malaysia Open yang akan datang dalam waktu 10 hari," ungkapnya.

“Periode di antara dua turnamen agak rumit karena persyaratan kuaratin pra-turnamen akan memakan waktu tujuh hari, jadi kami akan memiliki waktu tiga hari untuk persiapan."

“Kami benar-benar perlu mempertimbangkan semua detail ini ke dalam perencanaan kami karena kami ingin fokus dan energi kami disalurkan ke turnamen kualifikasi Olimpiade yang sangat penting," tambah Choong Hann.

Selain ganda campuran, beberapa pebulutangkis BAM lainnya tampaknya dipastikan lolos, terutama Lee Zii Jia di tunggal putra, Soniia Cheah (tunggal putri) dan Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean (ganda putri).

Pasangan ganda putra urutan kesembilan, Aaron Chia-Soh Wooi Yik untuk sementara telah lolos pada saat ini, tetapi masih menghadapi kemungkinan ancaman dari rekan senegaranya termasuk peringkat 14 dunia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong dan peringkat 15 dunia, Teo Ee Yi/Ong Yew Sin setelah perlombaan dilanjutkan di Swiss Open 2021.

Artikel Tag: All England, bam, olimpiade, Swiss Open 2021

4934  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini