Aaron/Wooi Yik Unggulan Teratas Ganda Putra di Swiss Open 2021

Penulis: Yusuf Efendi
Kamis 11 Feb 2021, 16:30 WIB
Aaron/Wooi Yik Unggulan Teratas Ganda Putra di Swiss Open 2021

Aaron Chia-Soh Wooi Yik/[Foto:Thestar]

Berita Badminton : Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik sangat gembira setelah mendapatkan unggulan pertama mereka di turnamen World Tour.

Pasangan peringkat 10 dunia itu diunggulkan ditempat pertama untuk Swiss Open Super 300 pada 2-7 Maret mendatang setelah penarikan pasangan peringkat yang lebih tinggi, yakni peringkat tiga dunia asal Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin dan peringkat 8 dunia Choi Sol-gyu/Seo Seung -jae dari Korea Selatan selama batas waktu entri pemain pada hari Senin.

Jangan khawatir tentang Aaron yang berusia 23 tahun yang merasa gelisah karena dia meletakkan kakinya dengan kuat di tanah ketika dia dengan acuh tak acuh berkata: "Itu tidak akan dihitung untuk apa pun jika kami tidak menampilkan penampilan kuat untuk memenangkan gelar."

Dan mereka tentu memiliki peluang bagus untuk mengakhiri penantian frustasi untuk gelar turnamen Open.

Sejak bekerja sama pada tahun 2017, Aaron dan Wooi Yik belum tampil sebagai pemenang dalam enam final yang mereka mainkan.

Kemunduran terbaru mereka terjadi di final Toyota Thailand Open bulan lalu di mana mereka kalah dari Lee Yang/Chi-lin. Kekalahan penting mereka lainnya adalah All England dua tahun lalu atas juara dunia asal Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

"Unggulan teratas atau tidak, Anda masih harus bermain bagus untuk menang," kata Aaron.

“Gelar dimenangkan di lapangan, bukan di atas kertas. Menjadi unggulan teratas tidak berarti Anda tidak terkalahkan. Jadi, saya tidak akan melihat terlalu banyak tentang bibit. Semakin Anda peduli, semakin besar tekanan yang akan Anda berikan pada diri Anda sendiri," tambahnya.

Jika semuanya berjalan lancar, Aaron dan Wooi Yik diharapkan bisa melaju mulus ke semifinal di mana mereka bisa menyiapkan pertandingan ketiga tahun ini melawan rekan senegaranya, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, yang merupakan unggulan ketiga.

Aaron/Wooi Yik mengalahkan V Shem/Wee Kiong di perempat final Toyota Thailand Open, membalas kekalahan putaran pertama mereka dari seniornya di Yonex Thailand Open.

Tapi Aaron/Wooi Yik pertama-tama harus waspada terhadap potensi ancaman di babak delapan besar baik dari Ben Lane/Sean Vendy asal Inggris, semifinalis kejutan di World Tour Finals bulan lalu dan juara dunia junior asal Indonesia, Leo Carnando/Daniel Marthin.

“Tentu sangat mengesalkan tidak meraih gelar turnamen Open apalagi setelah bermain bersama selama empat tahun,” kata Aaron yang meraih satu-satunya emas SEA Games 2019 itu.

“Tapi pada saat yang sama kami juga tidak bisa terlalu putus asa untuk memenangkannya. Terkadang, semakin Anda ingin mendapatkan sesuatu, semakin sulit untuk mendapatkannya. Kami akan membiarkannya mengikuti arus. Yang paling penting adalah bermain sebaik mungkin," Wooi Yik menjelaskan.

Pasangan Malaysia lainnya dalam pertarungan ini adalah Ong Yew Sin-Teo Ee Yi, Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani dan Ng Eng Cheong-Low Hang Yee.

Malaysia akan berharap untuk merebut gelar Swiss Open dari ganda campuran dengan pasangan peringkat 7 dunia, Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying dan Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie menjadi unggulan pertama dan keempat masing-masing.

Dengan peringkat 2 dunia Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dan No. 4 Praveen Jordan-Melati Oktavianti, yang dianggap sebagai favorit keluar dari persaingan Swiss Open, Peng Soon berharap untuk kembali ke jalur kemenangan. Kemenangan terakhir pasangan ini terjadi di New Zealand Open pada Mei 2019.

“Saya tidak ingat kapan terakhir kali kami menjadi unggulan teratas. Tapi melihat undian, peluangnya pasti ada dan terserah kami untuk meraih kesempatan itu,” kata Peng Soon.

Artikel Tag: Aaron Chia, Soh Wooi Yik, Chan Peng Soon, Swiss Open 2021

854  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini