Kanal

Rossi Diwanti-wanti Agar Tak Jadikan Petronas SRT Sebagai Tempat Pelarian

Penulis: Abdi Ardiansyah
17 Mei 2020, 13:30 WIB

Valentino Rossi, Yamaha YZR-M1.

Berita MotoGP: Bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku enggan jika timnya hanya sekedar menjadi pelarian bagi Valentino Rossi usai terdepak dari tim pabrikan Yamaha. Menurutnya, Rossi juga harus memberikan performa terbaiknya saat membela tim asal Sepang tersebut.

Razali mengungkapkan bahwa sejak Rossi diumumkan takkan lagi membela Monster Energy Yamaha pada akhir Januari lalu, rider asal Italia itu sama sekali belum melakukan komunikasi secara langsung dengannya. Padahal, ia menegaskan bahwa diskusi di antara kedua pihak sangat dibutuhkan demi menyamakan visi dan misi.

Bos Petronas SRT pun menegaskan bahwa Rossi tak boleh hanya menjadikan timnya sebagai tempat bersinggah usai terdepak dari tim pabrikan Yamaha. Menurutnya, Rossi juga harus mampu memperbaiki performanya yang sempat meredup di sepanjang musim lalu.

Jika ingin membela tim Petronas SRT, maka Rossi juga harus mampu mengharumkan nama tim dengan meraih hasil baik dan podium. Bukan hanya bagi tim, raihan ini juga dinilai akan berpengaruh pada prestasi Rossi sendiri.

"Kami enggan jika Vale sekadar mengakhiri kariernya dengan kami. Kami enggan musim 2021 hanya jadi sekadar 'tahun terakhir' Vale. Kami ingin ia tampil baik, kompetitif, dan merebut podium. Saya rasa itu yang paling penting. Dia tak boleh datang dan berkata, 'Oke, ini tahun terakhirku' dan 'boom!' lalu selesai begitu saja," tutur Razali kepada MotoGP.com.

Meskipun demikian, Razali juga tak menutup kemungkinan untuk kembali memperpanjang kontrak Rossi di musim 2022 andaikan rider berjuluk The Doctor tersebut mampu tampil kompetitif.

"Jika ia masih sangat yakin bisa kompetitif pada usianya sekarang, maka apa pun bisa terjadi. Jika ia mau lanjut (pada 2022), maka bisa saja terwujud," tandasnya.

"Namun sekali lagi, sebelum kami diskusi langsung dengannya untuk menanyakan apa yang ia inginkan dan ia bertanya apa ekspektasi kami, maka masalah ini takkan kunjung selesai. Jadi kami memang belum mencapai komunikasi macam itu," pungkasnya.

Artikel Tag: Valentino Rossi, motogp 2020, yamaha

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru