Kanal

BWF Dengarkan Keluhan Pemain Tentang Format Kualifikasi Olimpiade

Penulis: Yusuf Efendi
03 Jun 2020, 15:45 WIB

Goh Liu Ying/[Foto:SinaSports]

Berita Badminton : Federasi Badminton Dunia (BWF) telah mendengar keluhan dari Goh Liu Ying tentang kekhawatirannya atas proses kualifikasi Olimpiade untuk para pemain ganda campuran. Dan mereka akan menindaklanjutinya, kata Thomas Lund, Sekretaris Jenderal BWF.

Liu Ying, yang membentuk kemitraan ganda campuran bersama dengan Chan Peng Soon, mengatakan bahwa keputusan BWF baru-baru ini untuk membuat pengecualian bagi China dan Hong Kong untuk mendapatkan poin kualifikasi Olimpiade dari Kejuaraan Beregu Asia, dalam kalender yang direvisi tahun depan, menjadi tidak adil untuk para pemain ganda campuran lainnya.

Semua negara top Asia, kecuali China dan Hong Kong, telah berkompetisi dalam Kejuaraan Beregu Asia tahun ini di Manila, yang naik dua kali lipat sebagai kualifikasi Olimpiade dan kejuaraan Piala Thomas dan Uber 2020.

China dan Hong Kong dilarang memasuki Filipina karena langkah-langkah keamanan Covid-19 dan mereka kehilangan kesempatan untuk mendapatkan poin kualifikasi Olimpiade.

Liu Ying mengatakan itu adalah langkah bijak dari badan dunia untuk memberi kedua negara kesempatan lain, tetapi menunjukkan bahwa format Kejuaraan Beregu Asia tahun depan akan berbeda.

Alih-alih format tim Piala Thomas dan Uber, itu akan menjadi format Piala Sudirman (Kejuaraan Beregu campuran) yang akan memberi keuntungan bagi para pemain ganda campuran dari China dan Hong Kong.

Pasangan teratas Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet khususnya, akan diuntungkan karena mereka berada di peringkat kesembilan di Race to Tokyo.

Tiga pasangan Malaysia yakni, Peng Soon/Liu Ying (ke-7), Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai (ke-11) dan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (ke-13) semuanya berjuang untuk masuk ke posisi delapan besar sehingga dua pasangan dari mereka dapat memesan tempat di Olimpiade Tokyo.

“Liu Ying telah mengajukan pertanyaan yang adil. Kami sudah mendengar apa yang dia katakan. Ini (rencana untuk memberi China dan Hong Kong peluang untuk mendapatkan poin kualifikasi Olimpiade pada Kejuaraan Beregu Asia tahun depan) akan dibahas secara internal dan akan ditinjau lebih lanjut,” kata Lund.

Artikel Tag: BWF, Goh Liu Ying, olimpiade tokyo 2020

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru