Kanal

Bagi Iga Swiatek, Keseimbangan Adalah Kunci Pertahankan Peringkat 1 Dunia

Penulis: Dian Megane
19 Feb 2024, 13:42 WIB

Iga Swiatek [image: Dubai Tennis Championships]

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek yakin bahwa ia melakukan pekerjaan dengan baik dalam mengatasi gangguan yang mengelilingi statusnya sebagai petenis peringkat 1 dunia.

Petenis berusia 22 tahun baru-baru ini merayakan pekan ke-90 sebagai petenis peringkat 1 dunia, tonggak bersejarah yang mampu diraih oleh sembilan petenis putri lain dalam sejarah. Ia bertahan di peringkat tersebut di antara 3 April 2022 sampai 20 September 2023 sebelum digantikan Aryna Sabalenka. Ia kemudian kembali berada di posisi puncak pada 6 November 2023 dan bertahan di peringkat tersebut sejak saat itu.

Selain menjadi ujung tombak dari dunia tenis putri, petenis yang telah mengantongi empat gelar Grand Slam mengakui bahwa beberapa tantangan bisa menahan momentumnya di turnamen WTA. Contohnya adalah media sosial yang ia gunakan hanya dalam waktu terbatas selama turnamen karena komentar yang mengancam bisa mempengaruhinya.

“Saya bisa mengatakan saya melakukan pekerjaan dengan baik untuk memisahkan hal tersebut,” ungkap Swiatek di Dubai ketika ditanya apakah status peringkat 1 dunia bisa mengganggunya.

“Saya tidak benar-benar menggunakan media sosial selama turnamen. Saya hanya mengunggah hal yang berhubungan dengan saya dan itu saja. Ketika saya memasuki media sosial, hal itu bisa mengganggu seseorang.”

“Saya juga bisa mengatakan ketika anda mulai mendapatkan kesuksesan, mudah untuk fokus di bagian bisnis dari olahraga dan melupakan apa yang sebenarnya anda lakukan di sini, hal yang seharusnya anda lakukan.”

Petenis berkebangsaan Polandia mengakui bagaimana ia melihat olahraga tersebut berdasarkan kesalahan sebelumnya. Sesuatu yang mampu ia atasi dengan bantuan timnya.

“Saya ingat setelah saya memenangkan gelar French Open pertama saya, dua bulan saya menuju jalan yang salah,” aku Swiatek.

“Latihan bukan sebuah prioritas dalam jadwal saya, dalam benak saya. Saya ingat tim saya harus seperti mendorong saya agar kembali ke jalur yang tepat. Media sosial dan internet bisa mengganggu anda, serta sisi bisnis dari olahraga, jika anda tidak menyeimbangkannya dengan baik.”

Sementara itu, ia berharap bisa maju satu langkah lebih baik di Dubai pada musim ini setelah lolos ke final 12 bulan lalu sebelum kalah dari Barbora Krejcikova. Musim ini, ia akan tampil untuk kali keempat di turnamen tersebut.

Mendapatkan bye di babak pertama Dubai Tennis Championships, Swiatek akan mengawali turnamen tersebut dengan melawan petenis AS, Sloane Stephens yang mengalahkan Clara Burel dengan 6-4, 1-6, 6-2.

Artikel Tag: Tenis, Iga Swiatek

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru