Hadapi Damir Dzumhur Di Roma, Rafael Nadal Bermain Tanpa Ampun

Penulis:
Kamis , 10:57 WIB
Hadapi Damir Dzumhur Di Roma, Rafael Nadal Bermain Tanpa Ampun

Rafael Nadal lolos ke babak ketiga Italian Open

Berita Tenis: Juara tujuh kali di Italian Open, Rafael Nadal mengirimkan peringatan kepada lawan-lawannya di Foro Italico, Roma setelah sukses memetik kemenangan telak 6-1, 6-0 dalam waktu 61 menit saja atas Damir Dzumhur.

Petenis unggulan pertama, Nadal yang musim ini mencatatkan 15-1 di turnamen clay-court, mengungkapkan, “Itu pertandingan yang positif, tentunya. Setelah kekalahan di Madrid dan kembali dengan meyakinkan adalah hal yang penting. Dan itu yang saya lakukan kali ini. Saya melakoni pertandingan dengan intensitas yang tepat. Saya tidak tahu seberapa banyak kesalahan yang saya lakukan, tetapi saya rasa tidak banyak. Saya juga menontrol persentase dari poinnya untuk tetap tinggi.”

Setelah kehilangan peringkat 1 dunia dan digantikan Roger Federer, Nadal bisa kembali ke posisi puncak dengan memenangkan gelar kedelapan di Roma kali ini.

Nadal membuka set pertama dengan keunggulan 5-0. Sempat ditahan oleh Dzumhur yang akhirnya merebut satu game di set pertama, Nadal menyeselaikan set pertama yang berlangsung selama 34 menit dengan forehand winner keempatnya.

Pertandingan yang berat sebelah kembali berlanjut di set kedua, walaupun petenis peringkat 31 dunia, Dzumhur tidak menyerah melawan kekuatan Nadal yang luar biasa dan groundstroke yang konsisten. Tetapi, itu tidak cukup untuk menahan Nadal membukukan kemenangan ke-19 dari 21 pertandingan yang dilakoninya musim ini dengan forehand winner seperti yang dilakukannya di set pertama.

Di babak ketiga, Nadal akan menantang petenis muda Kanada, Denis Shapovalov yang memenangkan pertemuan satu-satunya mereka di Rogers Cup musim lalu.

Shapovalov masih tampil apik di turnamen clay-court setelah memetik kemenangan dengan hasil cukup ketat 7-6, 6-7, 6-3 atas petenis berkebangsaan Belanda, Robin Haase.

Artikel Tag: tenis, italian open, rafael nadal, damir dzumhur, denis shapovalov, robin haase

324