PV Sindhu Sangat Rentan Dengan Serangan Balik

Penulis:
Selasa , 14:30 WIB
PV Sindhu Sangat Rentan Dengan Serangan Balik

PV Sindhu/[Foto:Times Of India]

Berita Badminton : Mantan pelatih tim nasional India, Vimal Kumar mengungkapkan bahwa pemain peringkat tiga dunia, PV Sindhu tampak rapuh dalam menerima serangan balik lawan, dan itulah yang menjadi faktor utama sang pemain harus puas menjadi runner-up dalam beberapa turnamen terakhir.

Termasuk final Commonwealth Games 2018 pekan lalu saat kalah dari rekan senegaranya, Saina Nehwal, pelatih Vimal Kumar percaya bahwa dengan sedikit kedewasaan dan sedikit keberuntungan PV Sindhu akan mampu meraih keberhasilan di masa mendatang.

PV Sindhu, peraih medali perak Olimpiade dan Kejuaraan Dunia, kembali harus puas meraih medali perak saat kalah dari kompatriotnya di tim nasional, Saina Nehwal di Gold Coast Australia.

Itu adalah kegagalan terakhir bagi pemain berusia 22 tahun tersebut, sebelumnya Ia juga mengalami kekalahan di final Olimpiade Rio 2016, Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Dubai Super Series Finals tahun lalu, India Open Super Series 2018 serta All England Open 2018.

"Sindhu tampak tenang di final. Dia tidak memiliki agresifitas yang sama seperti yang dia miliki saat melawan pemain lain. Apa yang saya perhatikan adalah ketika reli panjang dan ketika ada serangan balik, saya melihat Sindhu sedikit rentan dan Saina tahu bahwa Dia harus terus menyerang. Tapi Anda tidak tahu apa yang akan terjadi jika ia merubah permainan di game ketiga," kata Vimal.

"Sindhu masih muda dan dia sudah bermain lebih baik melawan pemain lainnya. Sayangnya ketika dia kalah, semua orang mengkritiknya, tetapi ingat bahwa dia baru berusia 23 tahun, dia dapat mengubah situasi ini menjadi keuntungannya. Saya pikir itu akan terjadi. Dengan sedikit kedewasaan, dan Sedikit keberuntungan juga diperlukan.”

"Dalam pertandingan ini, dia memberikan poin yang mudah kepada Saina. Dia tidak yakin dengan serangannya. Dia masih dapat berubah, sementara bahasa tubuh Saina sangat berbeda, dia memang sangat menantikan laga final ini. Jika Sindhu kalah di semifinal, saya tidak yakin Saina akan seagresif itu karena dia akan melawan pemain lain," Vimal menambahkan.

Vimal Kumar, yang pernah melatih Saina selama tiga tahun sebelum ia pindah ke Bangalore pada 2014 lalu, memuji kekuatan mental Saina, tetapi Ia juga mengatakan bawah dia tidak terlalu terkesan dengan penampilannya saat melawan pemain lain di turnamen ini.

"Anda harus memberi penghargaan pada tekad dan mental Saina tetapi dia tidak bermain hebat. Saya tidak terkesan ketika dia bermain melawan pemain asal Malaysia (Soniia Cheah). Dia juga memainkan pertandingan ketat melawan (Kristy) Gilmour tetapi melawan Sindhu dia mengangkat shuttlecock dan melakukan serangan dengan sangat baik,” pungkas Vimal.

Artikel Tag: pv sindhu, saina nehwal, commonwealth games 2018

360